Cara mengatasi ruam popok pada bayi (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah melihat kulit bayi tiba-tiba kemerahan, muncul bintik-bintik, atau tampak iritasi di area bokong, lipatan paha, hingga sekitar alat kelamin? Kondisi ini bisa menjadi tanda si kecil mengalami ruam popok.
Ruam popok biasanya terjadi karena kulit bayi terlalu lama bersentuhan dengan urine atau tinja yang tertahan di dalam popok.
Nah, karena kulit bayi masih sangat sensitif, area tersebut jadi mudah lembap, merah, dan terasa perih.
Meski sering terjadi, ruam popok tetap perlu ditangani dengan tepat agar tidak makin parah dan membuat bayi rewel.
Bagi kamu yang masih bingung harus mulai dari mana, berikut cara mengatasi ruam popok pada bayi yang aman dilakukan di rumah:
Cara paling penting untuk mengatasi ruam popok adalah mengganti popok lebih sering.
Jadi, kamu sebagai mamahnya jangan tunggu popok penuh, apalagi jika bayi sudah buang air besar.
Hal ini dikarenakan kulit yang terlalu lama terkena urine atau feses akan bisa menyebab iritasi bisa makin parah.
Idealnya, cek popok setiap 2-3 jam dan segera ganti jika sudah basah atau kotor.
Saat ruam popok muncul artinya kulit bayi sedang sangat sensitif.
Jadi sangat disarankan untuk bersihkan area popok dengan air hangat dan kapas atau kain lembut.
Hindari menggosok terlalu keras karena bisa membuat kulit makin merah dan perih.
Setelah dibersihkan, keringkan dengan cara ditepuk pelan sampai benar-benar kering.
Kulit bayi juga butuh sirkulasi udara agar lebih cepat pulih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ayosehat.kemkes.go.id