Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 MEI 2026 • 18:25 WIB

Pemerintah Kebut Penanggulangan TBC, Targetkan Perbaikan 8.000 Rumah Pasien

Pemerintah Kebut Penanggulangan TBC, Targetkan Perbaikan 8.000 Rumah PasienKepala Bakom RI Muhammad Qodari (INDOZONE/Putri Octavia Saragih)

INDOZONE.ID - Pemerintah terus memperkuat upaya penanganan tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari agenda besar peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Kepala Bakom RI Muhammad Qodari memaparkan perkembangan terbaru sekaligus strategi percepatan penanggulangan TBC yang kini dilakukan secara kolaboratif lintas sektor, seiring dengan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah.

Pemerintah terus mempercepat penanganan TBC yang masih menjadi masalah besar di Indonesia.

"Indonesia masih menghadapi beban TBC yang signifikan. Kita adalah salah satu negara dengan kasus TBC terbesar di dunia," kata Qodari.

Baca juga: Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penuntasan TBC, Ini Strategi Nasionalnya

Per 3 Mei 2026, capaian program TBC nasional mencatat:

  • Penemuan lebih dari 241 ribu kasus
  • Inisiasi pengobatan mencapai 84 persen dari target
  • Keberhasilan pengobatan sebesar 80 persen

Meski demikian, Qodari mengakui bahwa penemuan kasus masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mempercepat penanganan TBC, di antaranya:

  • Integrasi screening TBC dengan program CKG
  • Penguatan alat deteksi di puskesmas
  • Pemberdayaan desa siaga TBC
  • Program tracing kontak pasien
  • Perbaikan rumah tidak layak huni bagi pasien TBC

Salah satu target besar pemerintah adalah memperbaiki 8.000 rumah pasien TBC pada 2026.

"Rumah layak huni adalah garis pertahanan pertama melawan penularan TBC," tegas Qodari.

Baca juga: Dokter Ingatkan Pasien TBC Jangan Hentikan Obat Meski Alami Efek Samping Ringan

Di akhir pernyataannya, Qodari menegaskan bahwa program CKG dan penanganan TBC merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

"Di balik setiap rumah yang discreening ada harapan untuk masa depan. Di balik setiap pasien yang diobati ada keluarga yang terlindungi," ujarnya.

Ia pun mengajak media untuk terus mengawal dan menyebarkan informasi terkait program-program tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemerintah Kebut Penanggulangan TBC, Targetkan Perbaikan 8.000 Rumah Pasien

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!