Ilustrasi Ciri-ciri Speech Delay pada Anak. (Freepik)
INDOZONE.ID - Kemampuan berbicara merupakan salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak. Namun, ada anak yang cepat berbicara, tetapi ada juga yang mengalami keterlambatan bicara atau speech delay.
Jika kemampuan berbicara anak belum berkembang sesuai usia, orang tua perlu lebih memperhatikan tanda-tanda yang muncul agar penanganan bisa dilakukan lebih awal.
Baca juga: Penelitian: Remaja yang Gak Punya Pacar Justru Lebih Minim Stres
Secara umum, anak usia 2 tahun sudah mampu menguasai sekitar 50 kosakata dan mulai menggabungkan dua kata menjadi kalimat sederhana. Sementara itu, anak usia 3 tahun biasanya sudah bisa menyusun kalimat yang terdiri dari 3–4 kata.
Speech delay dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan pendengaran, kelainan struktur mulut, hingga gangguan saraf tertentu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
Orang tua bisa memberikan stimulasi di rumah untuk membantu perkembangan kemampuan bicara anak.
Membiasakan membaca buku bersama anak dapat membantu menambah kosakata dan melatih kemampuan bahasa.
Baca juga: Punya Anemia? Hindari Makanan Ini Agar Zat Besi Terserap Optimal
Salah satu cara sederhana untuk melatih kemampuan bicara adalah memberikan pilihan.
Jika anak hanya menunjuk salah satunya, dorong ia untuk menyebutkan yang dipilih. Cara ini dapat melatih keberanian anak untuk berbicara.
Orang tua bisa menceritakan aktivitas yang sedang dilakukan, misalnya saat memandikan anak, mengganti pakaian, atau menyiapkan makanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter