Ilustrasi Perut Terasa Panas setelah Makan Pedas. (Freepik)
INDOZONE.ID - Makan pedas memang bikin nagih, tapi setelah itu perut bisa terasa panas, nyeri, atau seperti terbakar. Kondisi ini cukup sering dialami, terutama yang memiliki masalah lambung atau sensitif terhadap makanan pedas.
Rasa panas setelah makan pedas biasanya muncul karena tubuh memproduksi asam lambung lebih banyak.
Makanan pedas juga mengandung capsaicin, yaitu zat yang membuat sensasi berapi pada cabai. Zat ini bisa memicu iritasi di lambung dan kerongkongan, sehingga perut terasa tidak nyaman setelah makan.
Baca juga: Tips yang Bisa Dilakukan Sebelum Medical Check Up, Bikin Hasilnya Tetap Optimal
Selain membuat perut terasa panas, kondisi ini juga disertai mual, perih di ulu hati, atau begah. Jika porsinya terlalu banyak, efeknya bisa terasa lebih lama dan membuat aktivitas jadi kurang nyaman.
Saat makanan pedas masuk ke tubuh, capsaicin akan merangsang lambung memproduksi lebih banyak asam. Akibatnya, muncul sensasi panas atau perih di area perut dan dada.
Bukan hanya itu, capsaicin juga bisa membuat otot lambung bekerja lebih aktif. Makanya setelah makan pedas, perut kadang terasa melilit, mulas, hingga tidak nyaman selama beberapa jam.
Bagi orang yang memiliki maag atau gangguan asam lambung, efeknya biasanya terasa lebih kuat dibanding orang lain.
Jika perut mulai terasa panas setelah makan pedas, ada beberapa cara simpel yang bisa dicoba untuk membantu meredakannya.
Baca juga: Demam di Malam Hari Bikin Tidak Nyaman? Coba Cara Ini
1. Konsumsi Pisang atau Madu
Pisang dikenal memiliki kandungan alami yang bisa membantu menenangkan lambung. Teksturnya juga lembut, jadi lebih nyaman untuk pencernaan.
Sementara itu, madu memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu meredakan iritasi pada kerongkongan dan lambung. Kamu bisa makan pisang langsung atau menambahkan madu agar rasanya lebih enak.
2. Jangan Makan Pedas Berlebihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bear Brand