Ilustrasi badan pegal (Freepik/Anut21ng)
INDOZONE.ID - “Capek banget” sekarang ternyata bukan cuma soal kurang tidur. Banyak Gen Z ngerasa badannya pegal terus padahal aktivitasnya biasa aja.
Baru duduk sebentar, pundak sudah terasa kaku dan pegal. Bangun tidur bukannya segar, malah badan terasa seperti habis membangun candi.
Lucunya lagi, kadang penyebabnya bukan karena olahraga berat… tapi karena otak yang nggak pernah berhenti mikir.
Deadline numpuk, chat belum dibalas, overthinking tiap malam, ditambah tekanan hidup yang datang terus — semua itu diam-diam bisa bikin tubuh ikut “tegang” tanpa sadar.
Baca juga: Waspada, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Kesehatan Mental!
Dan kalau dibiarkan terlalu lama, stres ternyata bisa berubah jadi rasa sakit fisik yang nyata.
Tubuh manusia punya sistem alami saat menghadapi tekanan. Ketika stres datang, tubuh otomatis masuk ke mode siaga.
Detak jantung naik, napas berubah, dan otot mulai mengencang sebagai bentuk “persiapan menghadapi ancaman”.
Masalahnya, kalau stres berlangsung terus-menerus, otot jadi seperti nggak pernah diberi kesempatan untuk benar-benar santai. Akibatnya, tubuh terus berada dalam kondisi tegang dari pagi sampai malam.
Baca juga: Makan Daging Kurban Tetap Aman, Ini Tips Jaga Kolesterol saat Idul Adha
Stres dan ketegangan otot sebenarnya punya hubungan yang sangat dekat. Bahkan banyak orang tanpa sadar menggertakkan gigi, mengangkat bahu terlalu tegang, atau mengepalkan tangan saat sedang banyak pikiran.
Kalau semua itu berlangsung cukup lama, tubuh mulai memberi reaksi seperti:
Baca juga: Dianggap Bikin Tenang, Faktanya Rokok Justru Bisa Berdampak ke Kesehatan Mental!
Beberapa orang bahkan menggambarkan rasanya seperti habis marathon atau seperti baru selesai bertanding tinju.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com