Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 26 MEI 2026 • 15:40 WIB

Jaga Pertumbuhan Generasi Produktif Masa Depan, Penanganan Fertilitas Harus Tepat dan Terukur

Jaga Pertumbuhan Generasi Produktif Masa Depan, Penanganan Fertilitas Harus Tepat dan TerukurWamenkes bersama tim medis RSCM meninjau teknologi Incubator Time-Lapse terbaru saat re-launching Klinik Yasmin Kencana di Jakarta, Selasa (26/5/2026). (Sachio Julvienza Dekrita)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, secara resmi membuka acara re-launching Klinik Yasmin Kencana RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengan konsep pelayanan terintegrasi.

Langkah strategis ini diambil oleh jajaran Kementerian Kesehatan bersama RSCM sebagai respons nyata terhadap tantangan penurunan pertumbuhan demografi serta tingginya angka infertilitas di Indonesia.

Melalui pembaruan ini, Klinik Yasmin berkomitmen kuat untuk menjadi pusat pelayanan, riset, dan edukasi kesehatan reproduksi terdepan.

​Masalah kesulitan mendapat keturunan atau infertilitas kini telah menjadi perhatian serius di tingkat penanganan medis nasional.

Berdasarkan data terbaru, satu dari enam pasangan usia subur di dunia mengalami kendala dalam memperoleh keturunan. Di Indonesia, angka tersebut diperkirakan menyentuh 15 persen atau mencakup sekitar 6 juta orang yang membutuhkan intervensi medis terpercaya.

​Penurunan pertumbuhan demografi Indonesia yang saat ini berada di angka 2,11 persen juga menjadi salah satu latar belakang diperkuatnya layanan ini.

Penanganan fertilitas yang tepat dan terukur diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan generasi produktif di masa depan. Hal ini dinilai sangat krusial demi mendukung tercapainya visi besar Indonesia Emas pada tahun 2045.

​Untuk menjawab tantangan tersebut, Klinik Yasmin kini mengimplementasikan teknologi reproduksi berbantu atau bayi tabung (In Vitro Fertilization) mutakhir.

Fasilitas baru ini diklaim memiliki standar tinggi yang mampu bersaing ketat dengan klinik-klinik ternama di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Tingkat keberhasilan program di klinik ini bahkan tercatat sudah mampu mencapai angka 55 persen.

Baca juga: Pengen Punya Kulit Sehat Alami? Makanan Ini Bisa Bikin Kulitmu Glowing dari Dalam!

​Salah satu teknologi unggulan yang dihadirkan adalah Incubator Time-Lapse yang terhubung langsung dengan sistem digital. Alat canggih ini memungkinkan tim medis memantau perkembangan embrio pasien secara real-time selama 24 jam penuh melalui gadget.

Dengan teknologi ini, kualitas embrio tetap terjaga optimal karena tidak perlu terlalu sering dikeluarkan dari inkubator.

​Selain itu, Klinik Yasmin juga melakukan integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan bersama IMERI FKUI.

Kecerdasan buatan ini diaplikasikan untuk membantu dokter spesialis dalam melakukan penyeleksian embrio terbaik secara lebih presisi. Inovasi tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kegagalan dalam proses penanaman embrio ke rahim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jaga Pertumbuhan Generasi Produktif Masa Depan, Penanganan Fertilitas Harus Tepat dan Terukur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!