Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 JUNI 2026 • 20:00 WIB

Awas! Jatuh Cinta Terlalu Dalam Ternyata Bisa Bikin Kamu Menderita, Kok Bisa?

Awas! Jatuh Cinta Terlalu Dalam Ternyata Bisa Bikin Kamu Menderita, Kok Bisa?Ilustrasi seseorang mengalami lovesickness (lifeberyys.com)

INDOZONE.ID - Jatuh cinta sering kali digambarkan sebagai momen yang indah dan penuh bunga.

Namun, bagi sebagian orang, perasaan cinta yang terlalu mendalam justru bisa mendatangkan rasa sakit secara emosional maupun fisik, yang dalam dunia psikologi sering disebut dengan istilah lovesickness.

Lovesickness atau sakit cinta merupakan suatu keadaan emosional yang intens, ketika seseorang merasakan gejolak psikologis dan fisik yang mendalam akibat urusan asmara.

Kondisi ini umumnya dipicu oleh beberapa situasi emosional, seperti cinta yang bertepuk sebelah tangan, fase berat setelah mengalami perpisahan atau patah hati, hingga rasa duka mendalam akibat ditinggal wafat oleh pasangan.

Baca juga: Sering Dijadikan Minuman Favorit, Bubuk Cokelat Ternyata Punya Manfaat Tak Terduga untuk Pernapasan!

Meskipun bukan merupakan kategori gangguan medis resmi dalam dunia psikiatri, para ahli sepakat bahwa fenomena ini nyata dan mampu mempengaruhi stabilitas hormon serta perilaku seseorang sehari-hari.

Kondisi ini merujuk pada keadaan emosional yang intens ketika seseorang terobsesi pada sosok yang dicintainya, terutama saat mereka tidak bisa bersama.

Keadaan ini umumnya dipicu oleh beberapa situasi, seperti cinta yang bertepuk sebelah tangan, mengalami perpisahan (patah hati), hingga rasa duka akibat ditinggal wafat oleh orang tercinta.

Mari kita bedah lebih lanjut mengenai gejala dan cara menghadapi kondisi ini agar kesehatan mentalmu tetap terjaga!

Baca juga: Arti Jazakallah Khairan, Jazakillah, dan Jazakumullah serta Cara Menjawabnya

Gejala-gejala Lovesickness yang Perlu Diwaspadai

Penurunan Konsentrasi dan Fokus

Seseorang yang mengalami sakit cinta biasanya akan kesulitan memusatkan perhatian pada aktivitas sehari-hari, seperti pekerjaan atau kuliah, karena pikirannya terus-menerus tersita oleh sosok ideal tersebut.

Gangguan Tidur atau Insomnia

Gejolak emosi dan kecemasan yang tinggi sering kali membuat penderitanya terjaga di malam hari, kesulitan untuk memejamkan mata, atau mengalami pola tidur yang berantakan.

Perasaan Depresi dan Cemas Berlebih

Ketidakmampuan untuk bersatu dengan orang yang dicintai dapat memicu rasa sedih yang mendalam, frustrasi, kesepian, hingga serangan kecemasan yang konstan.

Obsesi pada Barang Peninggalan (Hoarding)

Gejala unik lainnya adalah adanya kecenderungan untuk menyimpan atau mengumpulkan barang-barang yang berkaitan dengan orang tersebut secara berlebihan sebagai bentuk pelampiasan rasa rindu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Webmd.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Awas! Jatuh Cinta Terlalu Dalam Ternyata Bisa Bikin Kamu Menderita, Kok Bisa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!