Sistem Pencernaan yang Melakukan Gerak Peristaltik Pertama, (Health.com)
INDOZONE.ID - Saat kita makan, makanan tidak langsung masuk ke lambung begitu aja. Ada gerakan otot pada saluran pencernaan yang mendorong makanan dari mulut ke organ berikutnya. Gerakan ini disebut gerak peristaltik.
Tahukah kamu, gerak peristaltik pertama bukan terjadi di lambung, melainkan di kerongkongan (esofagus). Organ ini berperan mendorong makanan menuju lambung agar proses pencernaan dapat berlangsung dengan lancar.
Lalu, bagaimana cara kerja gerak peristaltik dan mengapa proses ini penting bagi sistem pencernaan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Gerak peristaltik adalah gerakan otot pada saluran pencernaan, yang berkontraksi dan mengendur secara bergantian.
Gerakan seperti gelombang ini membantu mendorong makanan menuju organ pencernaan berikutnya secara otomatis.
Gerak peristaltik pertama terjadi di kerongkongan (esofagus), yaitu saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung.
Panjang kerongkongan orang dewasa sekitar 25 sentimeter, dan menjadi jalur utama yang dilalui makanan setelah ditelan.
Tanpa gerak peristaltik, makanan akan sulit mencapai lambung sehingga proses pencernaan bisa terganggu.
Oleh karena itu, gerakan ini sangat penting untuk menjaga makanan tetap bergerak lancar hingga dapat dicerna dan diserap tubuh.
Baca juga: 5 Penyakit Sistem Pencernaan yang Muncul Akibat Banjir, Lengkap dengan Gejalanya
Gerak peristaltik berlangsung melalui beberapa tahapan berikut:
Setelah dikunyah, makanan akan bercampur dengan air liur hingga membentuk bolus, yaitu gumpalan makanan yang lembut dan mudah ditelan.
Lidah kemudian mendorong bolus menuju kerongkongan melalui tenggorokan (faring).
Saat bolus masuk ke kerongkongan, otot di bagian belakangnya akan berkontraksi atau mengencang. Kontraksi ini berfungsi mendorong bolus agar terus bergerak menuju lambung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ruang Guru