INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah ngerasa insecure karena scroll media sosial isinya orang workout ekstrem semua, mulai dari lari 10 km, angkat beban berat, atau ikut kelas HIIT (High Intensity Interval Training) subuh-subuh, tenang, kamu nggak sendirian.
Kabar baiknya, ternyata jantung sudah cukup happy ketika kamu melakukan jalan kaki bahkan cukup 10 menit saja.
Penelitian dan pakar kesehatan jantung menyebut kalau jalan kaki singkat tapi konsisten bisa jadi lebih berdampak positif daripada lari jauh yang cuma sesekali.
Baca juga: Cairan Elektrolit vs Air Putih: Pilih yang Mana Saat Radang?
Yuk, kita bongkar kenapa jalan kaki bisa jadi pilihan simple tapi powerful buat jaga jantung kamu.
Apa yang Terjadi Saat Kamu Jalan Kaki 10 Menit?
Meski cuma sebentar, jalan kaki itu cukup powerful untuk sistem kardiovaskular kamu. Nah, ini adalah hal-hal yang langsung terjadi dalam tubuh ketika kamu jalan kaki:
- Pembuluh darah melebar, bikin sirkulasi makin lancar;
- Detak jantung naik sedikit, tapi tetap di zona aman;
- Endotel (lapisan pembuluh darah) makin sehat, jadi risiko pengerasan arteri menurun;
- Tekanan darah turun;
- Stres ikut larut, karena hormon kortisol menurun dan serotonin serta dopamin naik;
- Kalau dilakukan 5–6 kali seminggu, efek kumulatifnya bisa luar biasa untuk jaga jantung tetap sehat.
Sebuah studi dari JAMA Network Open tahun 2021 mengungkap, orang yang jalan kaki beberapa menit sehari punya risiko penyakit jantung 50% lebih rendah.
Olahraga lari memang bagus, tapi bukan untuk semua orang. Bagi sebagian orang dengan tekanan darah tinggi, obesitas, gangguan sendi, atau stres berlebih, lari justru bisa bikin masalah baru.
Baca juga: Jaga Lansia dari Ancaman Penyakit Pernapasan Menular RSV, Begini Caranya
Masalah yang muncul ketika memaksakan lari yang tidak sesuai kemampuan tubub adalah meningkatkan hormon stres (kortisol), lebih rentan cedera (nyeri lutut, shin splints, dan plantar fasciitis), kurang sustainable dalam jangka panjang.
Nah, jalan kaki menawarkan alternatif yang lebih friendly, karena ringan, bisa dilakukan siapa aja, dan lebih minim risiko.
Bukan Intensitas, Tapi Konsistensi
Jantung kamu nggak peduli seberapa berat latihanmu, yang dia peduliin adalah seberapa sering kamu gerak dan seberapa kamu enjoy ngelakuinnya.
Jalan kaki 10 menit sambil dengerin podcast, ngobrol sama pasangan, atau nemenin anabul jalan-jalan? Itu sudah lebih dari cukup.
Jadi, kamu nggak harus lari ngejar sunrise atau pecahin rekor tiap minggu untuk jadi sehat. Kadang, cukup keluar rumah, jalan kaki sebentar, dan kasih ruang buat jantung kamu bernapas.
Baca juga: Mattel Rilis Barbie Pengidap Diabetes Tipe 1, Warganet: Bahkan di Usia 33, Aku Merasa Terwakili
Yuk, mulai dari 10 menit hari ini. Bukan buat ngejar siapa yang paling keren, tapi buat ngejaga irama hidup yang lebih panjang dan sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com