Ilustrasi jus bayam. (freepik)
INDOZONE.ID - Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang dikenal kaya akan nutrisi. Sayuran ini mengandung berbagai vitamin, mineral, hingga antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh.
Salah satu cara praktis untuk menikmati khasiat bayam adalah dengan mengolahnya menjadi minuman sehat, yaitu jus bayam. Gak cuma disukai orang dewasa, anak-anak juga bisa mengonsumsi.
Berikut ini beberapa manfaat jus bayam yang terbukti ilmiah untuk kesehatan tubuh dan wajib kamu tahu. Yuk simak ulasannya dilansir dari Healthshot, Rabu (9/7/2025).
Ilustrasi jus bayam. (freepik)
Salah satu kandungan nutrisi jus bayam yang paling menonjol adalah antioksidan. Di dalam jus bayam terdapat lutein, beta-karoten, asam kumarat, violaxanthin, dan asam ferulat. Semua senyawa ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.
Penelitian selama 16 hari yang melibatkan delapan orang menunjukkan bahwa rutin minum 240 ml jus bayam setiap hari mampu menurunkan kerusakan DNA akibat oksidasi. Studi pada hewan juga memperkuat temuan ini, di mana bayam diketahui dapat mengurangi stres oksidatif secara signifikan.
Baca juga: 7 Manfaat Minum Jus Wortel Campur Lemon Setiap Hari
Salah satu khasiat jus bayam untuk kesehatan yang paling dikenal adalah menjaga fungsi penglihatan. Jus bayam mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan penting yang melindungi mata dari degenerasi makula terkait usia (AMD), sebuah penyakit mata yang bisa menyebabkan kebutaan.
Tinjauan dari beberapa studi menyatakan bahwa asupan lutein dan zeaxanthin yang cukup dapat mengurangi risiko katarak. Tak hanya itu, bayam juga mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi, yang sangat penting untuk kesehatan mata, terutama dalam mencegah mata kering dan gangguan penglihatan pada malam hari.
Biasanya, 120 gram bayam bisa menghasilkan sekitar 240 ml minuman sehat dari bayam ini, yang mampu memenuhi sekitar 63% kebutuhan harian vitamin A.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Bit Campur Jeruk yang untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Nutrisi!
Manfaat jus bayam lainnya yang cukup menjanjikan adalah kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Meski masih dibutuhkan lebih banyak studi pada manusia, beberapa penelitian awal menunjukkan potensi tersebut.
Dalam sebuah studi selama dua minggu pada tikus, konsumsi bayam mampu mengecilkan ukuran tumor usus besar hingga 56%. Penelitian lain pada hewan juga menemukan bahwa kandungan MGDG (monogalactosyldiacylglycerol) dalam bayam dapat meningkatkan efektivitas terapi radiasi dalam menghancurkan sel kanker pankreas.
Selain itu, beberapa studi pada manusia menunjukkan bahwa konsumsi sayuran hijau, termasuk bayam, berhubungan dengan penurunan risiko kanker paru-paru, prostat, payudara, hingga kanker usus besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots.com