Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 19:20 WIB

6 Red Flag Pertemanan yang Diam-diam Bisa Merusak Mental, Waspada!

Author

Ilustrasi teman toxic. (freepik)

INDOZONE.ID - Persahabatan seharusnya menjadi ruang aman di mana kamu merasa diterima, didukung, dan dihargai.

Sayangnya, tidak semua hubungan pertemanan berjalan sehat. Ada perilaku menyakitkan yang kerap dibungkus dengan dalih “cuma bercanda,” sehingga sulit dikenali. 

Padahal, tanda pertemanan toxic seperti ini bisa mengikis rasa percaya diri dan membuatmu lelah secara emosional. Berikut red flag pertemanan yang sering tersembunyi di balik tawa.

6 Ciri-ciri Teman Toxic

Ilustrasi dunia pertemanan yang red flag. (Freepik)

1. Menjatuhkan di Depan Orang Lain

Teman sejati akan menjaga harga dirimu, terutama di hadapan orang banyak. Namun, ciri-ciri teman toxic salah satunya adalah menjadikanmu bahan lelucon atau merendahkan demi mendapatkan tawa. 

Meski mereka bilang “sekadar bercanda,” rasa malu dan tidak nyaman yang kamu rasakan tetap valid. Jika terus dibiarkan, toxic friendship seperti ini bisa perlahan merusak mentalmu.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Teman yang Suka Cari Perhatian, Apa Saja?

2. Membuatmu Merasa Bersalah karena Punya Batasan

Setiap orang berhak memiliki batasan, termasuk dalam pertemanan. Red flag pertemanan akan terlihat saat teman meremehkan atau mengolok-olok batasan tersebut.

Misalnya, ketika kamu menolak ajakan nongkrong karena lelah, tapi malah disindir sok sibuk. Ucapan seperti ini bisa membuatmu merasa bersalah hanya karena menjaga kesehatan mental dan energi.

3. Meremehkan Pencapaian

Tanda pertemanan toxic lainnya adalah ketika setiap prestasimu dibalas dengan komentar sinis atau lelucon yang mengecilkan.

Misalnya, saat kamu berbagi kabar bahagia, mereka justru menuduhmu beruntung semata. Sikap seperti ini bukan hanya menyakitkan, tapi juga membuatmu enggan berbagi cerita di masa depan.

4. Membocorkan Rahasia

Kepercayaan adalah pondasi dalam hubungan, termasuk pertemanan. Teman yang merusak mental sering kali tidak menghargai privasi dan membocorkan rahasiamu dengan alasan “iseng” atau “sekedar bercanda.”

Jika dilakukan berulang, toxic friendship seperti ini akan membuatmu kehilangan rasa aman.

Baca juga: Mengapa Shio Kuda Malas Berteman Lagi dengan Mantan? Ini 5 Alasannya

5. Selalu Ingin Jadi Pusat Perhatian

Ciri-ciri teman toxic berikutnya adalah selalu ingin menjadi pusat perhatian. Mereka cenderung tidak nyaman jika kamu mendapatkan sorotan, bahkan berusaha mengalihkan pembicaraan.

Saat kamu keberatan, mereka hanya bilang “jangan baper,” padahal perilaku itu membuatmu merasa tidak dihargai.

6. Mengolok-olok Penampilan atau Kebiasaan

Mengomentari penampilan atau kebiasaan secara negatif dengan dalih bercanda adalah red flag pertemanan yang sering diabaikan.

Komentar seperti ini bisa membuatmu tidak nyaman menjadi diri sendiri dan merusak rasa percaya diri. Dalam hubungan yang sehat, teman justru mendukung dan menghargaimu apa adanya.

Tidak semua candaan datang dari niat baik. Jika kamu mulai melihat tanda pertemanan toxic, seperti ciri-ciri teman toxic yang merendahkan, membocorkan rahasia, atau meremehkan pencapaian, itu saatnya menjaga jarak. 

Toxic friendship bisa menguras energi dan merusak mental dalam jangka panjang. Ingat, kamu berhak dikelilingi orang-orang yang benar-benar peduli, menghargai, dan membuatmu berkembang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vegoutmag.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU