Kenapa Asam Lambung Tiba-tiba Kambuh dan Tak Kunjung Usai? Ternyata Ada Kaitannya dengan Stres
INDOZONE.ID - Pernah merasa tiba-tiba asam lambung naik, padahal makan teratur dan tidak mengonsumsi makanan pemicu? Ternyata, penyebabnya bisa jadi bukan dari apa yang kamu makan, melainkan dari apa yang kamu rasakan yakni stres.
Secara sederhana, saat seseorang mengalami stres atau kecemasan (anxiety), tubuh otomatis bereaksi. Otak akan memicu sistem hormonal untuk mengeluarkan hormon stres bernama kortisol.Nah, di sinilah masalahnya mulai muncul.
Kortisol dan Peran Sel Parietal di Lambung
Seseorang yang mengalami stres ternyata tubuhnya secara alami bisa memicu hormon kortisol. Apesnya sel ini juga memicu sel di lambung yang bisa menghasilkan asam berlebihan.
“Karena ketika anxiety, ketika stres, tubuh terutama otak itu akan memicu sistem hormonal untuk mengeluarkan hormon stres kortisol. Nah kortisol ini apesnya bikin sel-sel salah satu yang paling gampang kena. Itu yang langsung efek yang paling cepat,” ujar Pakar Kedokteran Komunitas yang banyak meneliti perilaku komunitas atau community behaviour, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, M.K.K., F.R.S.P.H. saat ditemui di Jakarta.
Nah, di dalam lambung, terdapat sel-sel khusus bernama sel parietal, yang bertugas memproduksi asam lambung. Ketika kadar kortisol meningkat, sel parietal ini menjadi lebih aktif dari biasanya, dan akhirnya menghasilkan lebih banyak asam lambung.
“Di lambung itu kan ada namanya sel yang ternyata sel-sel ini menghasilkan asam lambung. Ketika kortisol tinggi, ternyata sel-sel parietal ini lebih aktif. Dia mengeluarkan asam lambung lebih banyak,” ungkapnya.
Akibatnya, terjadilah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) yaitu kondisi asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada atau heartburn.
“Orang merasa stres terus dan kortisol tidak ditekan, hormon kebahagiannya nggak akan naik. Sementara sel parietal itu menghasilkan banyak asam lambung terus-menerus yang memicu GERD,” tambahnya.
Baca juga: Penderita Asam Lambung Ternyata Masih Bisa Minum Kopi, Simak Caranya Berikut
Mengapa Gejala Bisa Muncul saat Perut Kosong
Tingginya kadar asam lambung juga membuat gerakan lambung menjadi lebih cepat dan aktif. Bahkan saat perut kosong.
Lambung yang terus berkontraksi dapat mendorong asam naik ke kerongkongan, sehingga muncul gejala seperti rasa panas di dada (heartburn), sesak napas, hingga merasa mual, bahkan tanpa makan apapun.
Faktanya, 60% Kasus GERD Terkait dengan Stres
Penelitian dan pengamatan menunjukkan bahwa sekitar 60% kasus GERD dipicu oleh stres. Itu sebabnya, dalam banyak kasus, pengobatan dengan obat antasida saja sering kali tidak cukup.
Obat memang bisa meredakan gejala sementara, tetapi jika stres tidak dikelola, kortisol tetap tinggi dan produksi asam lambung pun tidak akan berhenti meningkat.
Baca juga: Jangan Remehkan! Kenali 13 Makanan Pilihan untuk Penderita GERD, Ampuh Redakan Asam Lambung Naik
“Jadi cara mengobatinya adalah ya stresornya yang dihilangin. Jangan buru-buru pake obat antasida. Percuma nggak akan selesai kalau masih stres juga. Stresnya nggak ke-manage, jadi asam lambung terus,” tuturnya.
Asam lambung memang bisa terasa seperti masalah pencernaan biasa, tapi sebenarnya tubuh sedang memberi sinyal bahwa pikiranmu juga butuh istirahat. Karena pada akhirnya, menenangkan pikiran bisa menenangkan lambung juga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan