Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 18:20 WIB

Psikolog: Kamar Tidur Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang dan Kemandirian Anak

Author

Ilustrasi kamar tidur pengaruhi tumbuh kembang dan disiplin anak. (Freepik)

INDOZONE.ID - Bukan hanya sebagai tempat istirahat, kamar tidur anak ternyata berperan besar dalam tumbuh kembang dan kreativitas mereka.

Menurut Psikolog Anak Fabiola Priscila, M.Psi., tak hanya dari sisi fungsional, kamar anak juga berdampak langsung terhadap kondisi psikologis mereka.

Fabiola menjelaskan, kamar tidur merupakan ruang pribadi pertama bagi anak, dan lingkungan di dalamnya sangat memengaruhi emosi serta kualitas tumbuh kembang mereka.

"Lingkungan yang terstruktur dan rapi membantu anak merasa tenang. Ini sangat memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi saat belajar, hingga kemampuan mengatur emosi,” ungkap Fabiola di IKEA Jakarta Garden City (JGC), Kamis (6/11/2025).

Baca juga: Psikolog Ingatkan Jangan Curhat soal Hati ke AI, Nanti Malah Salah Jalan

Pembagian Zona dalam Kamar Anak

Fabiola menekankan pentingnya pembagian zona dalam kamar anak, agar setiap area memiliki fungsi yang jelas dan mendukung kebutuhan mereka.

Berikut beberapa zona penting yang dalam kamar anak:

  • Zona Tidur: harus tenang dan minim distraksi untuk memastikan kualitas istirahat anak.
  • Zona Bermain: sebaiknya menyenangkan dan menstimulasi kreativitas anak dengan warna cerah, mainan edukatif, atau ruang bebas untuk bergerak.
  • Zona Belajar: perlu dirancang untuk mendukung fokus, seperti menyediakan meja ergonomis, pencahayaan yang baik, dan tempat penyimpanan alat tulis yang tertata.

"Dengan pembagian zona yang tepat, anak belajar memahami fungsi tiap area dalam kamar, yang secara tidak langsung membentuk kebiasaan positif sejak dini," jelasnya.

Psikolog Anak Fabiola Priscila, M.Psi. membahas mengenai kamar tidur anak pengaruhi tumbuh kembang dan kemandirian anak. (INDOZONE/Putri Octavia Saragih)

Kamar Sebagai Ruang Belajar Kemandirian Anak

Psikolog Fabiola juga menjelaskan bahwa kamar anak bukan sekadar tempat tidur atau bermain, tapi juga ruang latihan tanggung jawab dan kemandirian.

Di kamar, anak bisa belajar beberapa hal diantaranya:

  • Mengatur barang-barangnya sendiri, seperti mainan, buku, hingga pakaian.
  • Menjaga kebersihan dan kerapian ruang pribadi.
  • Mengenali preferensi pribadi, misalnya memilih warna dinding, hiasan, atau letak tempat tidur.

Dengan memiliki tanggung jawa atas ruang pribadinya, anak jadi lebih percaya diri dan merasa memiliki kontrol terhadap lingkungannya.

Ini membantu membentuk rasa tanggug jawab dan disiplin sejak dini.

Melatih Anak Membuat Keputusan

Psikolog Fabiola menyoroti bahwa anak susah menentukan pilihan karena sering dibiasakan mengikuti keputusan orang tua tanpa ruang untuk berpendapat.

Padahal, kemampuan mengambil keputusan adalah bagian penting dari kemandirian.

Orang tua bisa memulai dai hal-hal kecil, seperti:

  • Memilih warna sprei atau bantal di kamarnya.
  • Menentukan tata letak mainan.
  • Memutuskan kapan ingin membereskan kamar.

Dengan begitu, anak belajar bahwa pilihan mereka dihargai dan setiap keputusan punya konsekuensi, misalnya kalau kamar berantakan jadi susah mencari barang.

Baca juga: 5 Tanda Kamu Butuh Healing, Bukan Malas: Psikolog Ungkap Alasannya

Cara Menciptakan Kamar Impian Anak

Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan orang tua untuk menciptakan kamar impian anak adalah dengan cara negosiasi dan kompromi bersama.

Contohnya: 

  • Anak ingin kamar warna hitam, tapi orang tua khawatir terlalu gelap. Solusi: pilih abu tua atau kombinasi hitam-putih.
  • Anak ingin banyak poster, orang tua ingin tetap rapi. Solusi: pasang poster di area tertentu saja.

Proses kompromi ini mengajarkan anak tentang berdiskusi, beragumentasi dengan sopan, dan mencapai kesepakatan bersama, yang merupakan bagian penting dari kemandirian sosial dan emosional.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa dari hal sederhana seperti kamar tidur anak, ternyata dapat mempengaruhi tumbuh kembang, membangun kemandirian, hingga mengajarkan anak untuk membuat keputusan sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU