Ilustrasi Flu (medriteurgentcare.com)
INDOZONE.ID - Munculnya lendir berwarna kuning saat sedang flu atau pilek sering kali menimbulkan kekhawatiran dan memicu spekulasi terkait kondisi kesehatan tubuh.
Banyak orang menganggap perubahan warna ini sebagai tanda infeksi bakteri parah yang membutuhkan penanganan medis secepatnya.
Padahal, perubahan warna tersebut sebenarnya merupakan pertanda alami bahwa sistem kekebalan tubuh kamu sedang aktif melawan infeksi.
Memahami mekanisme tubuh ini penting agar kamu dapat merawat diri dengan tepat tanpa panik secara berlebihan.
Baca juga: 40 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Doa dan Harapan
Oleh karena itu, mari kita bahas mengenai penyebab dan juga fakta seputar ingus berwarna kuning
Perubahan warna lendir menjadi kuning disebabkan oleh tumpukan sel darah putih bernama neutrofil yang dikirim tubuh untuk membunuh kuman.
Sel-sel ini mengandung enzim berwarna hijau yang, ketika mati dan bercampur dengan lendir, mengubah warnanya dari bening menjadi kekuningan.
Poin ini memberi kepastian bagi kamu bahwa lendir kuning adalah bukti nyata dari kerja keras sistem imunmu.
Baca juga: 8 Ide Hadiah untuk Hari Anak Nasional yang Disukai Si Kecil
Mitos paling umum menyebutkan bahwa lendir berwarna kuning atau hijau selalu memerlukan obat antibiotik untuk penyembuhannya.
Faktanya, mayoritas kasus lendir kuning dipicu oleh infeksi virus seperti batuk pilek biasa yang tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik.
Informasi ini mengedukasi kamu agar tidak sembarangan mengonsumsi obat keras tanpa petunjuk medis yang jelas.
Selain flu biasa, peradangan saluran napas seperti sinusitis dan bronkitis juga menjadi penyebab utama munculnya dahak atau ingus berwarna kuning.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Scienceinsights.org