Jumat, 08 MEI 2026 • 10:15 WIB

Cara Memotong Kuku yang Benar agar Tidak Cantengan

Author

Ilustrasi Memotong Kuku yang Benar. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Memotong kuku memang terlihat sepele, tapi tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika salah cara, kuku justru bisa tumbuh ke dalam atau cantengan yang membuat jari terasa nyeri, bengkak, sampai susah jalan.

Agar kuku tetap sehat dan rapi, ada beberapa cara memotong kuku yang benar yang perlu diperhatikan. Mulai dari memilih gunting kuku yang tepat hingga cara mengikir kuku setelah dipotong.

Baca juga: 7 Cara Mencairkan Daging Beku dengan Cepat, Aman, dan Tetap Higienis

Cara Memotong Kuku yang Benar

1. Gunakan Gunting Kuku yang Sesuai

Banyak orang masih memakai satu gunting kuku untuk tangan dan kaki. Padahal, kuku kaki biasanya lebih tebal dan lebar, jadi lebih cocok menggunakan gunting kuku berukuran besar.

Memisahkan gunting kuku tangan dan kaki juga membantu mengurangi risiko perpindahan bakteri atau jamur. Selain lebih higienis, kuku pun jadi lebih mudah dipotong tanpa bikin alat cepat rusak.

2. Potong Kuku dengan Bentuk Lurus

Jika kamu sering memotong kuku mengikuti bentuk lengkungan jari, coba mulai ubah kebiasaan ini. Memotong kuku terlalu melengkung bisa membuat ujung kuku tumbuh masuk ke dalam kulit dan memicu cantengan.

Cara paling aman adalah memotong kuku dengan arah lurus. Bentuk ujung kuku memang akan terlihat sedikit kotak, tapi ini justru lebih baik untuk kesehatan kuku.

Baca juga: Bayi Rewel karena Tumbuh Gigi? Simak Tips Mengatasinya

3. Jangan Potong Kuku Terlalu Pendek

Banyak orang suka memotong kuku hingga nyaris habis karena dianggap lebih bersih. Padahal, kuku yang terlalu pendek justru lebih berisiko tumbuh ke dalam kulit.

Sebaiknya sisakan sedikit bagian putih kuku sekitar 1–2 milimeter agar kuku memiliki ruang tumbuh yang normal dan nggak menusuk kulit di sekitarnya.

4. Hindari Memotong Kutikula

Kutikula adalah lapisan tipis di sekitar kuku yang berfungsi melindungi area pertumbuhan kuku dari bakteri dan jamur.

Meski sering dipotong saat manicure atau pedicure, sebenarnya kutikula tidak disarankan untuk dihilangkan. Jika kutikula terlihat kering atau pecah-pecah, cukup gunakan pelembap khusus kuku agar tetap sehat tanpa harus dipotong.

5. Potong Kuku saat Kondisi Kering

Memotong kuku setelah mandi memang terasa lebih mudah karena kuku lebih lunak. Tapi, kuku basah cenderung lebih mudah bengkok, sobek, dan hasil potongannya kurang rapi.

Karena itu, waktu terbaik untuk memotong kuku adalah saat kondisi kuku masih kering. Jika kuku kaki terlalu tebal, kamu bisa merendamnya sebentar agar lebih mudah dipotong.

6. Jangan Lupa Mengikir Kuku

Setelah kuku dipotong, lanjutkan dengan mengikir bagian tepinya agar lebih halus dan tidak tajam. Langkah ini penting agar kuku tidak melukai kulit di sekitarnya saat tumbuh.

Kikir kuku dengan gerakan satu arah secara perlahan, dan hindari mengikir bolak-balik terlalu keras karena bisa membuat kuku jadi tipis dan mudah rapuh.

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Kanker pada Anak, Jangan Sampai Terlambat

7. Bersihkan Gunting Kuku Setelah Dipakai

Gunting kuku bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur jika tidak dibersihkan dengan benar. Karena itu, jangan langsung menyimpan alat setelah dipakai.

Bersihkan gunting kuku menggunakan campuran air dan alkohol, lalu keringkan dengan tisu atau kain bersih. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu menjaga kebersihan kuku dan mencegah infeksi.

Meski terlihat sederhana, cara memotong kuku yang benar ternyata penting untuk menjaga kesehatan kuku dan mencegah cantengan. Dengan perawatan yang tepat, kuku bisa tetap bersih, sehat, dan nyaman tanpa rasa nyeri akibat salah potong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hello Sehat

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU