INDOZONE.ID - Tampil modis memang jadi prioritas banyak orang. Celana skinny, shapewear, legging super ketat, sampai ikat pinggang yang dipakai terlalu kencang sering dianggap bisa bikin penampilan terlihat lebih ramping dan fashionable.
Tapi siapa sangka, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk pada tubuh. Bukan cuma bikin gerah dan nggak nyaman, pakaian yang terlalu ketat juga disebut bisa memicu masalah saraf yang cukup mengganggu.
Baca juga: Daripada Pria, Ternyata Ini Penyebab Perempuan Lebih Rentan Terkena Saraf Kejepit
Baju Ketat Bisa Menekan Saraf Tubuh
Sejumlah penelitian menemukan bahwa pakaian yang terlalu ketat atau menekan area pinggang dan paha berisiko menyebabkan kondisi bernama Meralgia Paresthetica.
Kondisi ini terjadi saat saraf di area pinggul mengalami tekanan berlebih. Saraf tersebut berfungsi memberi sensasi pada bagian luar paha. Ketika terjepit, tubuh biasanya langsung memberi sinyal lewat rasa tidak nyaman.
Tekanan ini bisa berasal dari berbagai hal, seperti:
- Celana super ketat
- Korset atau shapewear yang terlalu menekan tubuh
- Ikat pinggang yang terlalu kencang
- Pakaian yang membatasi gerakan dalam waktu lama
Semakin sering dipakai dalam durasi lama, risiko gangguan ini bisa meningkat.
Gejalanya Jangan Dianggap Sepele
Banyak orang mungkin mengira rasa tidak nyaman akibat pakaian ketat hanya sementara. Padahal, jika saraf terus tertekan, gejalanya bisa makin mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa gejala yang umum terjadi antara lain:
- Paha terasa kebas atau mati rasa
- Kesemutan seperti tertusuk jarum
- Sensasi panas atau terbakar di sisi paha
- Nyeri yang muncul tiba-tiba
- Area paha terasa lebih sensitif saat disentuh
Kalau gejala ini muncul berulang setelah memakai pakaian ketat, ada baiknya mulai waspada.
Baca juga: Waspada! Aktivitas Sehari-hari ini Dapat Sebabkan Saraf Kejepit
Bukan Cuma Soal Fashion
Selain pakaian ketat, kondisi ini juga bisa dipicu oleh faktor lain seperti kenaikan berat badan, kehamilan, atau aktivitas yang memberi tekanan berlebih pada area pinggul.
Jika gejalanya masih ringan, mengganti pakaian dengan ukuran yang lebih nyaman biasanya bisa membantu meredakannya.
Namun, jika rasa nyeri, kebas, atau kesemutan berlangsung lama, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.
Fashion memang penting, tapi kesehatan tetap harus jadi prioritas. Jangan sampai niat tampil keren malah berujung bikin paha kesemutan dan saraf bermasalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline