Kamis, 21 MEI 2026 • 18:15 WIB

Kenali Kebiasaan yang Jadi Pemicu Saraf Kejepit, Apa Saja?

Author

Ilustrasi Saraf Kejepit. (Freepik)

INDOZONE.ID - Saraf kejepit jadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami banyak orang, terutama yang memiliki aktivitas padat atau sering melakukan gerakan tertentu berulang-ulang.

Kondisi ini terjadi saat saraf mendapat tekanan dari jaringan di sekitarnya, misalnya otot, tulang, atau sendi. Akibatnya, muncul rasa nyeri, kesemutan, pegal, hingga otot terasa lemah.

Saraf kejepit paling sering terjadi di area leher, punggung, atau pinggang. Nah, tanpa sadar ternyata ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu kondisi ini.

Baca juga: Dada Tiba-Tiba Sesak? Simak Penyebab dan Penanganannya

Kebiasaan yang Jadi Pemicu Saraf Kejepit

1. Sering Angkat Barang Berat

Mengangkat barang berat memang bisa memberi tekanan besar ke otot dan sendi, terutama di area punggung dan pinggang.

Risikonya semakin tinggi jika posisi tubuh saat mengangkat barang kurang tepat. Akibatnya, saraf bisa ikut tertekan dan memicu rasa nyeri.

2. Terlalu Lama Duduk dan Jarang Bergerak

Gaya hidup yang terlalu sering duduk atau kurang aktivitas fisik juga bisa jadi pemicu saraf kejepit karena otot jadi lebih kaku dan fleksibilitas tubuh berkurang.

Selain itu, berat badan juga bisa meningkat dan memberi tekanan tambahan pada tubuh.

Baca juga: Demam di Malam Hari Bikin Tidak Nyaman? Coba Cara Ini

3. Olahraga Terlalu Berat

Olahraga memang baik untuk kesehatan, tapi jika terlalu berlebihan justru bisa memicu cedera.

Latihan intensitas tinggi tanpa teknik yang benar bisa membuat otot dan jaringan sekitar saraf mengalami tekanan berlebih.

4. Kurang Pemanasan sebelum Aktivitas

Banyak orang langsung olahraga atau aktivitas berat tanpa pemanasan dulu. Padahal otot yang belum siap bergerak lebih rentan tegang dan cedera, termasuk meningkatkan risiko saraf kejepit.

5. Sering Melakukan Gerakan yang Sama Berulang-ulang

Gerakan yang dilakukan terus-menerus tanpa jeda juga bisa memicu tekanan pada saraf.

Contohnya seperti mengetik terlalu lama, mengangkat barang dengan posisi yang sama, atau aktivitas kerja tertentu yang dilakukan berulang setiap hari.

Baca juga: Tips yang Bisa Dilakukan Sebelum Medical Check Up, Bikin Hasilnya Tetap Optimal

6. Postur Tubuh yang Buruk

Posisi duduk membungkuk, tidur yang salah, atau sering menunduk terlalu lama saat main HP juga bisa memberi tekanan pada saraf.

Jika dilakukan terus-menerus, lama-lama area leher dan punggung bisa terasa sakit atau kesemutan.

7. Olahraga dengan Gerakan Cepat

Olahraga seperti lari sprint, tenis, badminton, atau bersepeda dengan intensitas tinggi juga bisa meningkatkan risiko cedera saraf.

Cara Mengurangi Risiko Saraf Kejepit

Agar risiko saraf kejepit tidak makin tinggi, ada beberapa hal sederhana yang bisa mulai dibiasakan.

  • Jaga postur tubuh
  • Rutin stretching
  • Jangan memaksakan tubuh
  • Biasakan bergerak

Baca juga: Bahaya Kecanduan Gadget bagi Kesehatan Fisik dan Mental Anak, Jangan Sepelekan!

Saraf kejepit memang bisa dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Karena itu, menjaga postur tubuh, rutin bergerak, dan tidak memaksakan aktivitas berat bisa bantu mengurangi risiko munculnya masalah ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rsiabinamedika.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU