Kamis, 18 JUNI 2026 • 12:15 WIB

Muncul Cairan dari Pusar? Ketahui Penyebab dan Cara Mengobatinya

Author

Ilustrasi Muncul Cairan dari Pusar. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pusar yang mengeluarkan cairan bukan kondisi yang normal, karena normalnya area tersebut tetap kering seperti kulit di sekitarnya.

Jika tiba-tiba muncul cairan, apalagi disertai bau tidak sedap, gatal, atau kemerahan, bisa jadi ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

Baca juga: Penelitian: Anak Main Tanah dan Lumpur Bantu Perkuat Imun

Nah, berikut beberapa penyebab pusar berair yang cukup sering terjadi.

Penyebab Muncul Cairan dari Pusar

1. Infeksi Jamur

Salah satu jamur yang sering menjadi penyebab pusar bearair adalah Candida, yang memang secara alami hidup di area tubuh yang lembap, termasuk pusar.

Biasanya, infeksi jamur ditandai dengan pusar terasa gatal, muncul ruam di sekitar pusar, keluar cairan berwarna putih dan kental, dan area pusar terasa lembap terus-menerus.

2. Infeksi Bakteri

Pusar bisa menjadi tempat berkumpulnya berbagai jenis bakteri. Jika kebersihannya kurang terjaga atau ada luka kecil di area tersebut, bakteri dapat berkembang dan memicu infeksi.

Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:

  • Keluar cairan berwarna kuning atau kehijauan
  • Bau tidak sedap dari pusar
  • Kemerahan dan nyeri di sekitar pusar

Baca juga: Sentuhan Estetika Alami: Mengintip Konsep Toko Baru Rejuve yang Terinspirasi 3 Pilar Kehidupan

3. Kista Epidermoid

Kista epidermoid adalah benjolan jinak yang cukup sering muncul di kulit, termasuk di area pusar.

Meski umumnya tidak berbahaya, kista ini bisa menimbulkan masalah jika mengalami infeksi atau ukurannya semakin besar.

Ketika terjadi infeksi, gejalanya bisa berupa:

  • Pusar mengeluarkan cairan
  • Bau tidak sedap
  • Benjolan membengkak
  • Kulit sekitar pusar memerah

Baca juga: Jerawat di Punggung Tak Kunjung Hilang? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

4. Bekas Operasi

Pusar berair juga bisa terjadi setelah menjalani operasi tertentu, terutama operasi laparoskopi yang menggunakan area pusar sebagai jalur masuk alat bedah.

Beberapa prosedur yang sering menggunakan teknik ini antara lain:

  • Operasi hernia
  • Operasi di area perut
  • Operasi panggul

Jika setelah operasi pusar terasa nyeri, bengkak, merah, atau mengeluarkan cairan, segera periksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda infeksi luka operasi.

Bagaimana Cara Mengatasi Pusar Berair?

Pengobatan pusar berair tergantung pada penyebabnya.

  • Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter biasanya akan memberikan antibiotik
  • Jika penyebabnya infeksi jamur, dokter dapat meresepkan obat antijamur
  • Jika disebabkan oleh kista atau abses, dokter mungkin perlu mengeluarkan cairan atau melakukan tindakan pengangkatan kista

Baca juga: Badan Memar tanpa Sebab dan Gak Sakit, Apa Penyebabnya?

Karena gejala infeksi bakteri dan jamur yang menyebabkan cairan pada pusar sering kali mirip, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar pengobatan yang diberikan sesuai dengan penyebabnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eka Hospital

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU