Ilustrasi Muncul Cairan dari Pusar. (Freepik)
INDOZONE.ID - Pusar yang mengeluarkan cairan bukan kondisi yang normal, karena normalnya area tersebut tetap kering seperti kulit di sekitarnya.
Jika tiba-tiba muncul cairan, apalagi disertai bau tidak sedap, gatal, atau kemerahan, bisa jadi ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.
Baca juga: Penelitian: Anak Main Tanah dan Lumpur Bantu Perkuat Imun
Nah, berikut beberapa penyebab pusar berair yang cukup sering terjadi.
1. Infeksi Jamur
Salah satu jamur yang sering menjadi penyebab pusar bearair adalah Candida, yang memang secara alami hidup di area tubuh yang lembap, termasuk pusar.
Biasanya, infeksi jamur ditandai dengan pusar terasa gatal, muncul ruam di sekitar pusar, keluar cairan berwarna putih dan kental, dan area pusar terasa lembap terus-menerus.
2. Infeksi Bakteri
Pusar bisa menjadi tempat berkumpulnya berbagai jenis bakteri. Jika kebersihannya kurang terjaga atau ada luka kecil di area tersebut, bakteri dapat berkembang dan memicu infeksi.
Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:
Baca juga: Sentuhan Estetika Alami: Mengintip Konsep Toko Baru Rejuve yang Terinspirasi 3 Pilar Kehidupan
3. Kista Epidermoid
Kista epidermoid adalah benjolan jinak yang cukup sering muncul di kulit, termasuk di area pusar.
Meski umumnya tidak berbahaya, kista ini bisa menimbulkan masalah jika mengalami infeksi atau ukurannya semakin besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eka Hospital