Ilustrasi Jerawat di Punggung. (Freepik)
INDOZONE.ID - Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga bisa tumbuh di area punggung. Kondisi ini terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, kotoran, atau bakteri.
Meski terlihat sepele, jerawat di punggung bisa mengganggu penampilan dan meninggalkan bekas jika tidak segera ditangani.
Baca juga: Sering Pegal Setelah Seharian di Ruang AC? Ternyata Ini Penyebabnya
Berikut beberapa penyebab jerawat di punggung yang perlu diketahui.
Keringat yang menumpuk dan tidak segera dibersihkan dapat menyumbat pori-pori.
Penggunaan ransel, pakaian ketat, atau perlengkapan olahraga dapat menyebabkan gesekan pada kulit punggung. Gesekan ini bisa memperparah jerawat dan membuat keringat lebih mudah terperangkap.
Perubahan hormon saat pubertas, kehamilan, atau menjelang menstruasi dapat meningkatkan produksi minyak berlebih yang memicu munculnya jerawat.
Baca juga: Manfaat dan Waktu Terbaik Olahraga untuk Ibu Hamil Menurut Ahli, Turunkan Risiko Preeklamsia
Punggung merupakan area yang sering terlewat saat mandi. Akibatnya, minyak, keringat, dan sel kulit mati bisa menumpuk lalu menyumbat pori-pori.
Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit. Kondisi ini dapat membuat jerawat semakin mudah muncul atau bertambah parah.
Beberapa produk perawatan tubuh atau skincare dapat menyumbat pori-pori jika tidak sesuai dengan jenis kulit dan memicu timbulnya jerawat di area punggung.
Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat jerawat, risiko mengalami jerawat di punggung juga bisa lebih tinggi.
Baca juga: Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Sosiopat vs Psikopat yang Wajib Kamu Tahu!
Beberapa obat, seperti obat hormonal atau steroid, diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Jika mencurigai obat tertentu sebagai penyebabnya, konsultasikan dengan dokter sebelum menghentikan penggunaan.
Jika jerawat masih tergolong ringan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu menguranginya.
Baca juga: Jam Tidur Bayi yang Normal Sesuai Usia, Orang Tua Wajib Tahu!
Jerawat punggung ringan biasanya dapat membaik dalam beberapa minggu jika dirawat dengan benar.
Namun, jika jerawat terasa nyeri, berukuran besar, menyebar luas, atau tidak kunjung membaik meski sudah melakukan perawatan mandiri, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kulit.
Penanganan sejak dini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan sekaligus mengurangi risiko munculnya bekas jerawat punggung yang sulit dihilangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eka Hospital