Kamis, 25 JUNI 2026 • 17:00 WIB

Bukan Penyerap Stres Instan, Ternyata Ini Alasan Ilmiah Kucing Gak Bisa Langsung Menghapus Hari Burukmu

Author

Tips mudik bareng hewan peliharaan atau anabul (Freepik)

INDOZONE.ID - Habis kena semprot bos di kantor, berantem sama pacar, atau lagi ngalamin hari yang super apes, pelarian paling instan bagi sebagian pencinta anabul adalah pulang ke rumah demi ketemu peliharaan kesayangan. Si gukguk yang langsung bawain mainan atau si ucing yang tiba-tiba ngetek di sofa rasanya jadi obat penawar paling mujarab buat mencari ketenangan.

Tapi tahu gak sih, riset terbaru justru mengungkap fakta yang bikin para cat lovers alias pencinta kucing tercengang. Main sama kucing pas kamu lagi stres berat ternyata bisa bikin emosi negatifmu makin menjadi-jadi! Kok bisa, sih? Yuk, kita bedah hasil studinya.

Riset Unik: Mengintip Mood Ratusan Pemilik Anabul

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology awalnya menemukan fakta umum kalau berinteraksi sama kucing atau anjing peliharaan memang bisa meningkatkan emosi positif dan mengurangi perasaan galau. Tapi tunggu dulu, momen bahagia itu ternyata gak otomatis menghapus rasa stres akibat kejadian buruk yang baru saja kita alami.

Riset ini memantau kehidupan sehari-hari 188 pemilik anjing dan kucing di Belanda serta Belgia. Selama lima hari, para peneliti mengecek kondisi mereka sampai 10 kali dalam sehari. Para peserta diminta mencatat mood, aktivitas yang lagi dilakukan, dan apakah mereka lagi quality time sama anabul mereka. Totalnya, terkumpul hampir 8.000 laporan.

Baca juga: Alasan Kucing Suka Ngendus Kaki Manusia, Ternyata Ada Artinya

Nah, kejutan muncul saat peneliti menganalisis data spesifik ketika para pemilik hewan ini baru saja mengalami kejadian yang gak mengenakkan. Para pemilik kucing menunjukkan respons yang beda banget dari pemilik anjing. Mereka yang justru makin intens berinteraksi sama kucingnya pas lagi kesal, malah melaporkan perasaan negatif yang makin kuat.

“Pada pemilik kucing, kami melihat kalau tingkat interaksi yang makin tinggi justru berkaitan erat dengan semakin kuatnya hubungan antara stres dan emosi negatif yang dirasakan pemiliknya,” ungkap salah satu penulis riset, Mayke Janssens, dalam rilis resminya.

Anabul Gak Bisa Jadi 'Penyerap' Stres Instan

Ilustrasi mudik bareng hewan peliharaan atau anabul (Freepik)

Bisa ngerasa happy pas lagi elus-elus anjing atau meluk kucing itu ternyata beda konsep dengan "stres yang berkurang". Riset ini membuktikan kalau main sama hewan peliharaan gak bisa langsung memutus atau melemahkan rasa kesal akibat pengalaman buruk. Kamu mungkin menikmati waktu bareng anabul, tapi otakmu tetap saja kepikiran sama masalah yang bikin kamu dongkol.

“Efek positif main sama hewan terhadap psikologis kita itu memang nyata, tapi itu gak terjadi karena mereka membantu kita mengatasi stres secara instan di detik kejadian buruk itu terjadi,” tambah Janssens.

Lantas, kenapa kucing dan anjing bisa memberikan efek yang berbeda pas pemiliknya lagi pusing?

Para peneliti menduga, vibe atau waktu yang kita habiskan bareng kucing cenderung lebih tenang, sunyi, dan minim aktivitas fisik dibanding main sama anjing. Nah, kondisi yang terlalu tenang ini malah memberikan ruang buat otakmu untuk makin fokus meratapi masalah yang lagi terjadi. Selain itu, pelukan sunyi dari seekor kucing mungkin kurang cocok sama jenis dukungan emosional yang kamu butuhkan sesaat setelah kejadian yang bikin naik darah.

Baca juga: Belajar Tingkatkan Emotional Bonding dengan Anabul Kucing, Salah Satunya Lewat Nutrisi

Tetap Jadi Teman Terbaik Biar Gak Merasa Kesepian

Meskipun begitu, riset ini bukan berarti bilang kalau anjing lebih baik daripada kucing, ya! Secara keseluruhan, kedua hewan ini sama-sama memberikan manfaat emosional yang seimbang. Pilihan terbaiknya tetap bergantung pada kepribadian masing-masing pemiliknya, apakah kamu tipe dog person atau cat person.

Hewan peliharaan memang gak punya kekuatan sihir buat menyerap stres, menyelesaikan masalah kerjaanmu, atau mendamaikan argumenmu yang lagi panas.

Tapi, yang selalu bisa mereka tawarkan adalah kasih sayang yang tulus, rutinitas yang bikin kamu tetap bergerak, dan kehadiran mereka yang menenangkan di dekatmu. Kadang, kehadiran mereka memang gak bikin masalahmu mengecil, tapi setidaknya mereka memastikan kalau kamu tidak harus menghadapi dunia yang keras ini sendirian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discovermagazine.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU