Jumat, 26 JUNI 2026 • 11:15 WIB

Sistem Pencernaan yang Melakukan Gerak Peristaltik Pertama, Ini Cara Kerjanya

Author

Sistem Pencernaan yang Melakukan Gerak Peristaltik Pertama, (Health.com)

INDOZONE.ID - Saat kita makan, makanan tidak langsung masuk ke lambung begitu aja. Ada gerakan otot pada saluran pencernaan yang mendorong makanan dari mulut ke organ berikutnya. Gerakan ini disebut gerak peristaltik.

Tahukah kamu, gerak peristaltik pertama bukan terjadi di lambung, melainkan di kerongkongan (esofagus). Organ ini berperan mendorong makanan menuju lambung agar proses pencernaan dapat berlangsung dengan lancar.

Lalu, bagaimana cara kerja gerak peristaltik dan mengapa proses ini penting bagi sistem pencernaan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Gerak Peristaltik?

Gerak peristaltik adalah gerakan otot pada saluran pencernaan, yang berkontraksi dan mengendur secara bergantian.

Gerakan seperti gelombang ini membantu mendorong makanan menuju organ pencernaan berikutnya secara otomatis.

Gerak peristaltik pertama terjadi di kerongkongan (esofagus), yaitu saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung.

Panjang kerongkongan orang dewasa sekitar 25 sentimeter, dan menjadi jalur utama yang dilalui makanan setelah ditelan.

Tanpa gerak peristaltik, makanan akan sulit mencapai lambung sehingga proses pencernaan bisa terganggu.

Oleh karena itu, gerakan ini sangat penting untuk menjaga makanan tetap bergerak lancar hingga dapat dicerna dan diserap tubuh.

Baca juga: 5 Penyakit Sistem Pencernaan yang Muncul Akibat Banjir, Lengkap dengan Gejalanya

Cara Kerja Gerak Peristaltik di Kerongkongan

Gerak peristaltik berlangsung melalui beberapa tahapan berikut:

1. Pembentukan Bolus

Setelah dikunyah, makanan akan bercampur dengan air liur hingga membentuk bolus, yaitu gumpalan makanan yang lembut dan mudah ditelan.

Lidah kemudian mendorong bolus menuju kerongkongan melalui tenggorokan (faring).

2. Otot di Belakang Bolus Berkontraksi

Saat bolus masuk ke kerongkongan, otot di bagian belakangnya akan berkontraksi atau mengencang. Kontraksi ini berfungsi mendorong bolus agar terus bergerak menuju lambung.

3. Otot di Depan Bolus Berelaksasi

Pada saat yang sama, otot di bagian depan bolus akan berelaksasi atau mengendur. Hal ini membuat saluran kerongkongan menjadi lebih terbuka sehingga bolus dapat bergerak dengan lancar.

4. Makanan Didorong Seperti Gelombang

Gerakan otot yang mengencang di belakang dan mengendur di depan akan terus berulang. Akibatnya, makanan terdorong ke bawah dengan gerakan yang menyerupai gelombang hingga akhirnya mencapai lambung.

5. Makanan Masuk ke Lambung

Saat makanan mencapai ujung kerongkongan, katup menuju lambung akan terbuka agar makanan dapat masuk.

Setelah itu, katup akan menutup kembali untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca juga: Sistem Organ Pernapasan Manusia Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Mengapa Gerak Peristaltik Penting?

Gerak peristaltik memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pencernaan. Tanpa gerakan ini, makanan tidak bisa berpindah dengan baik dari satu organ ke organ lainnya.

Selain itu, gerak peristaltik juga membantu:

  • Mendorong makanan dari mulut menuju lambung dan usus.
  • Membantu proses pencernaan berjalan lancar.
  • Memastikan makanan terus bergerak meski tubuh sedang berbaring.
  • Membantu penyerapan nutrisi di usus halus.
  • Mencegah makanan tersangkut di saluran pencernaan.
  • Membantu mengeluarkan sisa makanan dari tubuh melalui usus besar.

Cara Menjaga Gerak Peristaltik Tetap Lancar

Agar gerak peristaltik bekerja dengan baik, kamu bisa melakukan beberapa kebiasaan sehat berikut:

  • Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan biji-bijian.
  • Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Rutin berolahraga.
  • Mengunyah makanan hingga halus sebelum ditelan.
  • Hindari menahan buang air besar.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan olahan secara berlebihan.

Baca juga: Sistem Ekskresi Manusia Beserta Organ dan Fungsinya

Dengan memahami cara kerja gerak peristaltik, kita juga dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan sistem pencernaan agar tetap bekerja dengan baik setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ruang Guru

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU