INDOZONE.ID - Kaum pria tengah dikejutkan dengan manfaat klaim obat kuat yang bikin gairahnya bisa bertahan 72 jam alias 3 hari. Tapi obat itu apakah benar-benar aman dikonsumsi?
Ahli Urologi Dr. dr. Gede Wirya Kusuma Duarsa, M.Kes., MARS., SpU(K), FICS, mencoba memaparkan cara kerja dari obat tersebut untuk menghindari keresahan masyarakat. Ia tak menampik memang tak menampik khasiat dari obat yang disebut tadalafil.
Baca juga: 6 Tahun Berjuang Lawan Penyakit, Wanita Ini Nangis saat Ungkap Mata Kirinya Buta ke Orang Tua
Sang dokter menjelaskan bahwa tadalafil bermanfaat untuk mengatasi disfungsi pada pria. Di dalam kandungan obat itu mengandung zat yang dikenal sebagai PDE5 inhibitor.
“Obat ini bekerja dengan membantu meningkatkan aliran darah ke area intim pria, sehingga. Dengan kata lain, obat ini tidak menyebabkan ereksi terjadi secara terus-menerus tanpa adanya stimulasi,” ujarnya saat diwawancarai Sabtu (18/7/2026).
dr Gede menegaskan bahwa kandungan tersebut juga telah melalui berbagai uji klinis dan digunakan secara luas dalam dunia medis. Biasanya zat di dalam tadalafil bisa ditemukan pada sejumlah produk yang beredar di pasaran dan diresepkan untuk membantu mengatasi gangguan pada pria.
Memberikan Fleksibilitas Lebih
dr Gede juga menambahkan, obat ini juga kerap dikonsumsi karena tidak perlu terlalu ketat mengatur waktu konsumsi sebelum momen intim bersama pasangan. Karena durasi kerja yang lebih panjang, efeknya tetap aman untuk pria.
Baca juga: Masih Muda tapi Asam Urat Tinggi? Ternyata Ini Penyebabnya
Namun, dr. Gede juga mengingatkan bajwa obat ini bisa digunakan secara sembarangan. Karena seperti obat pada umumnya, tadalafil juga berpotensi menimbulkan efek samping.
“Beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain sakit kepala, nyeri otot, gangguan pencernaan ringan, hingga wajah yang terasa hangat atau kemerahan (flushing),” kata sang dokter.
Namun sebagian besar efek samping obat ini umumnya bersifat ringan dan hanya berlangsung sementara.
Karena itu, dr. Gede meminta agar penggunaan obat ini tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Pria yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tertentu, atau sedang mengonsumsi obat yang mengandung nitrat sebaiknya menghindari.
Baca juga: Sering Nyeri Sendi? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
“Jangan mudah tergiur dengan klaim efek tahan lama tanpa memastikan kandungan, legalitas, serta kesesuaiannya dengan kondisi kesehatan pribadi,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release