Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 09:40 WIB

Gigi Hilang Tak Boleh Diabaikan, Penanganan Dini Dinilai Penting untuk Jaga Fungsi Mulut

Gigi Hilang Tak Boleh Diabaikan, Penanganan Dini Dinilai Penting untuk Jaga Fungsi MulutIlustrasi konsultasi perawatan gigi dan mulut. (Ist)

INDOZONE.ID - Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan, sebanyak 56,9 persen penduduk berusia tiga tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya 11,2 persen yang memperoleh perawatan dari tenaga kesehatan gigi.

Selain karies dan radang gusi, kehilangan gigi juga menjadi kondisi yang kerap dianggap sepele. Padahal, gigi yang hilang dapat memengaruhi kemampuan mengunyah, mengubah susunan gigi, hingga mengganggu keseimbangan gigitan apabila tidak segera ditangani.

Head of Clinic SMART Dental Muara Karang, drg. James Lai, mengatakan penanganan gigi yang hilang tidak hanya bertujuan memperbaiki penampilan, tetapi juga mengembalikan fungsi rongga mulut.

Baca juga: Jangan Oles Pasta Gigi! Ini Cara Tepat Mengatasi Tangan Kena Minyak Panas

"Implan gigi bukan hanya tentang mengganti gigi yang hilang, tetapi juga mengembalikan fungsi kunyah, kenyamanan, dan rasa percaya diri pasien. Karena itu, setiap pasien perlu melalui pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang rahang, gusi, serta kebutuhan perawatan secara keseluruhan. Dengan perencanaan yang tepat, hasil perawatan dapat menjadi lebih nyaman, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan pasien," ujarnya.

Menurutnya, setiap pasien memerlukan pemeriksaan menyeluruh sebelum menentukan jenis perawatan yang tepat.

Penilaian terhadap kondisi tulang rahang, gusi, serta kesehatan mulut secara keseluruhan menjadi bagian penting dalam menyusun rencana perawatan.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk menggantikan gigi yang hilang adalah implan gigi.

Perawatan ini dirancang menyerupai akar gigi yang dipasang pada tulang rahang untuk menopang gigi pengganti sehingga membantu mengembalikan fungsi mengunyah, berbicara, serta menjaga susunan gigi tetap stabil.

Baca juga: 6 Perawatan Gigi Dasar yang Bisa Cegah Masalah Mulut Sejak Dini

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan gigi yang hilang, SMART Dental menggelar program edukasi SMART Dental Implant Week "Kembali Tersenyum" pada 24–31 Juli 2026, dengan menawarkan harga khusus perawatan gigi selama masa program.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkonsultasi mengenai kondisi gigi dan memperoleh pemeriksaan awal guna menentukan pilihan perawatan yang sesuai.

Melalui konsultasi tersebut, pasien dapat mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh sebelum menjalani tindakan, termasuk menilai apakah implan gigi merupakan pilihan yang tepat atau masih diperlukan perawatan pendukung lainnya.

Kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kehilangan gigi tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gigi Hilang Tak Boleh Diabaikan, Penanganan Dini Dinilai Penting untuk Jaga Fungsi Mulut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!