INDOZONE.ID - Ginjal adalah organ tubuh yang sering kali tidak disadari memiliki peran sangat penting.
Setiap hari, ginjal bekerja menyaring darah, mengatur cairan tubuh, dan membantu membuang zat sisa agar tubuh tetap sehat dan seimbang.
Di balik ukurannya yang kecil, ginjal memiliki banyak fungsi untuk mendukung kehidupan manusia.
Mulai dari menjaga tekanan darah, mengatur mineral, hingga membantu pembentukan sel darah merah agar tubuh tetap bekerja dengan baik.
Lalu, apa saja fungsi ginjal pada tubuh manusia dan bagaimana cara menjaga kesehatannya? Simak penjelasan berikut ini.
Pengertian Ginjal
Ginjal adalah sepasang organ ekskresi berbentuk menyerupai kacang merah dengan ukuran sekitar 10–12 cm atau sebesar kepalan tangan orang dewasa.
Organ ini terletak di bagian belakang rongga perut, tepatnya di sisi kanan dan kiri tulang belakang.
Sebagai salah satu organ penting dalam sistem ekskresi, ginjal bertugas menyaring zat sisa metabolisme, racun, dan kelebihan cairan dari dalam darah. Hasil penyaringan tersebut kemudian dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urine (air seni).
Ginjal memiliki sekitar 1 juta unit penyaring kecil yang disebut nefron. Setiap hari, organ ini mampu menyaring sekitar 120–150 liter darah untuk membuang limbah dan menghasilkan sekitar 1–2 liter urine.
Baca juga: 7 Tanda Awal Sakit Ginjal yang Sering Diabaikan, Jangan sampai Telat!
Fungsi Ginjal pada Tubuh Manusia
Berikut ini fungsi utama ginjal yang perlu diketahui:
1. Menyaring Darah
Ginjal memiliki fungsi utama untuk menyaring darah dari zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh. Darah yang masuk ke ginjal akan diproses untuk memisahkan zat yang masih berguna dan zat yang harus dibuang melalui urine.
2. Membuang Zat Sisa dari Tubuh
Ginjal membantu membuang zat sisa hasil kerja tubuh, seperti urea dan racun yang berasal dari proses metabolisme.
Zat-zat tersebut akan dikeluarkan bersama urine agar tidak menumpuk dan membahayakan kesehatan.
3. Mengatur Cairan dalam Tubuh
Ginjal berperan menjaga keseimbangan jumlah air di dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan cairan, ginjal akan mengurangi pengeluaran urine. Sebaliknya, jika cairan berlebih, ginjal akan membuangnya melalui urine.
4. Menjaga Keseimbangan Mineral Tubuh
Ginjal membantu mengatur kadar mineral penting seperti natrium, kalium, dan kalsium. Keseimbangan mineral ini dibutuhkan agar fungsi otot, saraf, dan organ tubuh lainnya dapat berjalan dengan baik.
5. Mengatur Tekanan Darah
Ginjal memproduksi enzim dan hormon yang disebut renin. Ketika tekanan darah turun atau cairan tubuh berkurang, ginjal melepaskan renin untuk menyempitkan pembuluh darah dan menahan air serta garam, sehingga tekanan darah tetap stabil.
6. Merangsang Pembentukan Sel Darah Merah
Ginjal menghasilkan hormon eritropoietin (EPO). Hormon ini memberi sinyal ke sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah merah (eritrosit).
Jika fungsi ginjal terganggu, produksi EPO akan menurun dan dapat menyebabkan anemia.
7. Mengaktifkan Vitamin D
Ginjal membantu mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif yang dapat digunakan tubuh. Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan membantu penyerapan kalsium.
Tahap Utama Pembentukan Urine
Proses penyaringan darah oleh ginjal terjadi melalui tiga tahapan utama:
1. Filtrasi (Penyaringan)
Terjadi di Glomerulus.Darah yang membawa limbah dan nutrisi masuk ke dalam glomerulus (kumpulan pembuluh darah kecil).
Di sini, tekanan darah akan mendorong air, garam, glukosa, dan limbah keluar dari pembuluh darah menuju Kapsul Bowman.
2. Reabsorpsi (Penyerapan Kembali)
Terjadi di Tubulus Kontortus Proksimal. Urine primer mengalir menyusuri saluran tubulus. Di tahap ini, tubuh tidak ingin membuang zat yang masih berguna.
Maka, sekitar 99 persen air, glukosa, asam amino, dan elektrolit diserap kembali masuk ke dalam pembuluh darah.
3. Augmentasi (Pengeluaran Zat Sisa)
Terjadi di Tubulus Kontortus Distal.Urine sekunder bergerak ke tahap akhir penyaringan. Di sini, pembuluh darah menambahkan zat-zat sisa lain yang sudah tidak diperlukan tubuh, seperti sisa obat-obatan, kelebihan racun, dan ion hidrogen.
Cara Menjaga Kesehatan Ginjal
Agar ginjal tetap berfungsi dengan baik, penting untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti:
- Minum air putih yang cukup.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Mengurangi makanan tinggi garam dan gula.
- Rutin berolahraga.
- Menjaga berat badan ideal.
- Tidak merokok.
- Tidak mengonsumsi obat secara berlebihan tanpa anjuran tenaga kesehatan.
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Baca juga: Cedera Ginjal Akut Bisa Serang Siapa Saja, Ini Faktor Risikonya
Dengan menerapkan pola hidup sehat seperti mencukupi kebutuhan air, menjaga pola makan, dan rutin berolahraga, kesehatan ginjal dapat tetap terjaga sehingga tubuh dapat bekerja secara optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: My.clevelandclinic.org