INDOZONE.ID - Bau mulut atau halitosis sering kali membuat seseorang merasa kurang percaya diri saat berbicara dengan orang lain.
Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh jarang menyikat gigi. Dalam beberapa kasus, bau mulut juga dapat dipicu oleh pola makan, kebiasaan sehari-hari, hingga kondisi medis tertentu.
Baca juga: Kafein Bukan Sekadar Bikin Melek, Ini Manfaatnya untuk Tubuh
Pada dasarnya, bau mulut muncul akibat aktivitas bakteri di dalam rongga mulut yang menghasilkan senyawa sulfur atau volatile sulfur compounds (VSCs).
Pertumbuhan bakteri tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan mulut, kondisi kesehatan, hingga gaya hidup.
Secara umum, penyebab bau mulut terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu faktor lokal yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut, faktor sistemik akibat penyakit atau obat-obatan, serta faktor psikogenik yang dipengaruhi kondisi mental seperti stres.
Baca juga: Berlin Kini Izinkan Perempuan Berenang tanpa Bra di Kolam Renang Umum, Ini Alasannya!
Penyebab Bau Mulut
Berikut sejumlah penyebab bau mulut yang perlu diketahui:
- Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut;
- Mulut kering;
- Mengonsumsi makanan beraroma kuat;
- Menggunakan obat-obatan tertentu;
- Kebiasaan merokok;
- Konsumsi kafein berlebihan;
- Konsumsi alkohol berlebihan;
- Pola makan tinggi protein dan rendah karbohidrat;
- Stres dan kecemasan berlebihan;
- Penyakit GERD;
- Penyakit amandel;
- Infeksi saluran pernapasan;
- Infeksi pada rongga mulut;
- Diabetes;
- Penyakit hati dan ginjal;
- Kanker mulut;
Baca juga: Dokter Beberkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi untuk Mengoptimalkan Otak Anak
Cara Mencegah Bau Mulut
Sebagian besar penyebab bau mulut dapat dicegah dengan menjaga kebersihan mulut dan menerapkan pola hidup sehat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan seperti:
- Sikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur;
- Bersihkan lidah serta gunakan obat kumur antibakteri yang bebas alkohol bila diperlukan;
- Bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi (dental floss);
- Perbanyak minum air putih agar mulut tidak kering;
- Kurangi konsumsi kopi, rokok, alkohol, serta makanan beraroma menyengat;
- Batasi makanan tinggi gula untuk membantu menjaga kesehatan mulut;
- Bersihkan retainer atau gigi palsu secara rutin sesuai anjuran dokter gigi;
- Kunyah permen karet bebas gula untuk merangsang produksi air liur;
- Lakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara berkala ke dokter gigi.
Baca juga: Bangun Tidur Kok Tenggorokan Sakit? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Jika bau mulut tidak kunjung hilang meski sudah menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter gigi atau tenaga medis.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebabnya sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi yang mendasarinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitra Keluarga