Ilustrasi Puisi Singkat Tentang Merantau. (Foto: Freepik @jcomp)
INDOZONE.ID - Merantau itu bukan cuma soal pindah tempat tinggal. Di balik koper dan ransel yang dibawa, ada sejuta rasa yang bercampur jadi satu.
Rindu keluarga, semangat mengejar mimpi, sampai momen-momen sendu yang nggak bisa diungkapkan dengan kata biasa. Puisi singkat sering jadi cara paling jujur buat menuangkan semua itu.
Buat yang lagi atau pernah merantau, kumpulan puisi singkat ini mungkin bisa bikin senyum sekaligus nyentuh hati.
Nggak panjang, tapi setiap barisnya punya makna dalam yang bisa bikin kita mengangguk pelan, “Iya, gue banget nih.”
Baca juga: 7 Puisi Singkat Tentang Anak Pertama yang Bikin Hati Hangat
Ilustrasi Puisi Singkat Tentang Merantau. (Foto: Freepik @jcomp)
1. Rindu di Perantauan
Langkahku jauh dari rumah
Hati tertinggal di pelukan ibu
Langit asing menatapku bisu
Rindu pulang tak pernah luruh
Puisi tentang merantau ini, menggambarkan perasaan rindu yang selalu menemani anak rantau. Meski jarak memisahkan, hati tetap tertambat pada rumah dan orang-orang tersayang di sana.
2. Jalan Sunyi Kota Baru
Di jalan ramai aku sendiri
Wajah-wajah asing tak menyapa
Namun di dadaku ada doa
Semoga semua ini berbuah cerita indah
Kota baru sering bikin perantau merasa sendirian meski dikelilingi keramaian. Tapi, harapan dan doa selalu jadi bahan bakar buat terus melangkah.
3. Pelukan yang Kutunda
Kuingat hangat pelukan ayah
Di bandara hari itu
Kusimpan erat dalam dada
Hingga saatnya pulang kembali
Kadang, yang paling diingat dari awal merantau bukanlah perjalanan itu sendiri, tapi momen perpisahan yang terasa berat. Pelukan terakhir sebelum berangkat jadi penguat di tanah rantau.
4. Kopi Pagi di Tanah Orang
Kopi pagi tak lagi sama
Aromanya asing di hidungku
Namun teguk demi teguk
Kusisipkan doa untuk kampungku
Kebiasaan kecil seperti minum kopi pun terasa berbeda saat merantau. Ada rasa asing yang lama-lama jadi akrab, tapi tetap bikin kita ingat rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ide Penulis