INDOZONE.ID - Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, wish dan hope memiliki arti yang sama, yakni "berharap". Namun tahukah kamu? Dalam tata bahasa Inggris, keduanya memiliki perbedaan fungsi yang sangat signifikan dan tidak bisa digunakan secara bergantian. Kesalahan pemilihan kata ini sangat wajar dan sering dialami oleh pembelajar bahasa Inggris di Indonesia, mengingat bahasa ibu kita tidak membedakan tingkat kemungkinan sebuah harapan secara spesifik melalui satu kata.
Biar tidak salah kaprah saat berbicara atau menulis pesan untuk teman, yuk simak ulasan mengenai perbedaan wish dan hope berikut ini!
Baca juga: Perbedaan While dan Meanwhile dalam Bahasa Inggris
Perbedaan paling mendasar dari kedua kosakata ini terletak pada tingkat kemungkinan terwujudnya harapan tersebut.
Hope digunakan ketika kamu membicarakan suatu harapan atau keinginan yang sangat mungkin terjadi di masa depan maupun saat ini. Harapan ini masuk akal dan ada peluang nyata untuk terwujud.
Sebaliknya, Wish digunakan untuk mengungkapkan pengandaian, harapan yang hampir mustahil terjadi, atau sesuatu yang bertentangan dengan realitas saat ini. Kata ini juga kerap dipakai untuk menunjukkan sebuah penyesalan atas kejadian di masa lalu.
Pengecualian untuk kata wish adalah ketika digunakan dalam kalimat doa atau ucapan selamat kepada orang lain, contoh: I wish you a happy birthday.
Untuk mempermudah pemahaman visualmu, perhatikan tabel komparasi berikut ini yang sering kali menjadi acuan para tutor bahasa Inggris:
| Aspek Penilaian | Penggunaan Kata "Hope" | Penggunaan Kata "Wish" |
| Konteks Realitas | Sangat mungkin terjadi (Realistis) | Tidak mungkin terjadi / Pengandaian (Imajinatif) |
| Fokus Waktu | Masa depan dan Masa kini | Masa lalu (penyesalan) dan Masa kini (pengandaian) |
| Ekspresi Emosi | Optimisme, Antisipasi positif | Kekecewaan, Penyesalan, Doa baik (Greeting) |
| Contoh | I hope it doesn't rain. (Semoga tidak hujan) | I wish I could fly. (Andai saja aku bisa terbang) |
Kata hope cukup fleksibel dan bisa digabungkan dengan beberapa bentuk tenses, tergantung pada apa yang sedang kamu harapkan. Berikut cara menggunakannya:
Penggunaan kata wish sedikit lebih rumit karena melibatkan aturan subjunctive (pengandaian), di mana tenses yang digunakan harus ditarik satu langkah mundur ke masa lalu.
Catatan Penting: Dalam penggunaan wish, subjek tunggal seperti I, He, She, It selalu menggunakan to be "were", bukan "was". Contoh: "I wish I were a billionaire."
Baca juga: Perbedaan Close vs Near dalam Bahasa Inggris: Penjelasan, dan Contoh Soalnya
Untuk menjawab keraguan yang sering muncul, berikut adalah beberapa pertanyaan umum terkait materi ini:
1. Apakah boleh menjawab "I hope so" atau "I wish so"?
Jawaban yang benar dan lazim digunakan oleh native speaker adalah "I hope so" (Aku harap begitu). Frasa "I wish so" tidak digunakan dalam tata bahasa Inggris yang baku. Jika ingin merespons dengan bentuk negatif, gunakan "I hope not" (Aku harap tidak demikian).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber