Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 21:33 WIB

Dapur MBG Merajalela: Restoran, Katering, hingga UMKM F&B Panen Rezeki

Dapur MBG Merajalela: Restoran, Katering, hingga UMKM F&B Panen RezekiKepala BGN Dadan Hindayana

INDOZONE.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya soal menyediakan makanan sehat. Tapi rupanya membuka lapangan kerja baru dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di bidang F&B. 

Pendirian dapur untuk MBG diperbanyak di setiap wilayah. Sementara itu, Kementerian Keuangan menetapkan MBG mendapatkan Rp24,7 triliun dari total anggaran kesehatan sebesar Rp244 triliun.

Data Badan Gizi Nasional (BGN) juga menunjukkan, hingga pertengahan Agustus 2025, sudah berdiri 5.905 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 20,5 juta penerima manfaat.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Gizi Seimbang dan Perputaran Ekonomi Lokal

Pendirian dapur-dapur tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pengusaha lokal, organisasi masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat, tanpa menambah beban pada APBN 2025. Investasi yang terserap dari masyarakat untuk membangun infrastruktur dapur diperkirakan mencapai Rp12 triliun. 

Ditambah sekitar 19.000 dapur lain yang sudah terbangun namun belum beroperasi, nilai investasi diproyeksikan menembus Rp38 triliun. Secara keseluruhan, perputaran ekonomi dari program ini berpotensi mencapai Rp50 triliun.

Dongkrak Ekonomi

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, multiplier effect yang dihasilkan program MBG sangat signifikan bagi perekonomian. Bahkan setiap Rp1 yang diinvestasikan mampu menciptakan peredaran uang hingga lima kali lipat. 

“Saya belum menghitung tapi dugaan saya restoran, cafe, catering ini lebih dari 50%. Karena itu yang menyokong program kami. Makanya program ini begitu cepat karena disokong oleh berbagai fasilitas yang sudah terlibat lama di food and beverage,” ujarnya dalam gelar wicara di ANTARA Heritage Center, Jakarta. 

Baca juga: Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Sukses, Tingkat Kehadiran dan Konsentrasi Siswa Meningkat

Lokasi Dapur MBG

Dapur MBG tersebar di banyak tempat, tak terkecuali di Jakarta saja. Dari mulai Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, hingga wilayah lain juga sangat lengkap. 

“Contoh ya, di Fatmawati. Di Jalan Fatmawati Anda bisa lihat sebelah kiri kalau dari arah Ciputat, itu sebelah kiri ada restoran besar.Kemudian kalau di Cibugur itu kalau dari arah jalan tol sebelah kiri, gak jauh dari pom bensin. Kemudian kalau di Bogor itu ada di pojokan yang ke Jalan Baru,” tambahnya.

Request Presiden Prabowo

Agar MBG makin sukses, Presiden Prabowo meminta percepatan program agar dapat menjangkau hingga 82,9 juta penerima manfaat pada akhir 2025. Padahal, target awal hanya 17,5 juta penerima dengan 5.000 dapur. Peningkatan target ini menuntut percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan rampung pada akhir Oktober atau awal November mendatang, sehingga seluruh masyarakat sasaran sudah bisa merasakan manfaat MBG pada penghujung tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dapur MBG Merajalela: Restoran, Katering, hingga UMKM F&B Panen Rezeki

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!