Ilustrasi Puisi Singkat Tentang Bulan September. (Foto: Freepik @ASphotofamily)
INDOZONE.ID - Bulan September itu selalu punya vibes spesial. Ada yang bilang September itu bulan peralihan, ada juga yang nganggep bulan ini penuh harapan baru.
Nah, nggak heran kalau banyak orang suka bikin puisi singkat tentang September buat ngungkapin rasa atau sekadar merenung.
Biar makin relate sama kamu yang lagi butuh inspirasi, berikut ini 7 puisi singkat tentang bulan September yang bisa bikin hati adem sekaligus nyentuh banget.
Baca juga: 7 Puisi Singkat Tentang Kegigihan yang Bikin Kamu Makin Semangat Jalani Hidup
Ilustrasi Puisi Singkat Tentang Bulan September. (Foto: Freepik @lookstudio)
1. September, Waktu yang Berubah
Di balik langit yang mendung,
ada matahari yang menunggu,
September datang pelan,
membawa harapan yang baru.
2. Langkah Baru di September
Hari-hari yang kusam mulai berlalu,
aku menata mimpi yang dulu,
September mengajakku berjalan,
meninggalkan rasa yang tertinggal di jalan.
3. September yang Tenang
Angin berhembus pelan,
daun jatuh di halaman,
September bukan tentang perpisahan,
tapi tentang ketenangan yang perlahan datang.
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Suara Rakyat: Jeritan, Perlawanan, dan Makna Merdeka yang Dipertanyakan
Ilustrasi Puisi Singkat Tentang Bulan September. (Foto: Freepik @lookstudio)
4. Kenangan di Bulan September
Ada tawa yang pernah singgah,
ada air mata yang sempat jatuh,
September mengajarkanku sabar,
bahwa luka pun bisa sembuh.
5. Cahaya September
Pagi ini cerah sekali,
matahari tersenyum penuh arti,
September adalah janji,
bahwa esok selalu bisa lebih indah lagi.
6. September, Kamu dan Aku
Aku berjalan di jalan sepi,
namun September mempertemukanku denganmu,
bukan kebetulan,
tapi takdir yang akhirnya jadi nyata.
7. Hujan Pertama di September
Rintik hujan jatuh di tanah,
membasuh sisa-sisa resah,
September datang dengan cinta,
membuka hati yang hampir lupa bahagia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ide Penulis