Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 16 SEPTEMBER 2025 • 18:24 WIB

3 Tanda Kamu Harus Jaga Jarak dari Teman, Meski Udah Kayak Keluarga Sendiri

3 Tanda Kamu Harus Jaga Jarak dari Teman, Meski Udah Kayak Keluarga SendiriIlustrasi pertemanan gak akur. (Freepik)

INDOZONE.ID - Nggak semua pertemanan harus bertahan selamanya. Kadang, menjaga jarak itu bentuk sayang sama diri sendiri.

Pertemanan tuh kayak roller coaster, ada naik turunnya, ada serunya, tapi juga bisa menyebalkan karena gak cocok satu sama lain. Meski kayak keluarga sendiri, gak ada masalah kalau kamu sudah enggak ngerasa cocok temenan atau mau break dulu. 

Bahkan kamu harus mengenali tanda-tandanya kalau kamu sudah nggak cocok dalam satu pertemanan dan saatnya kamu mulai menjauh biar gak ganggu kesehatan mental. Seperti berikut dilansir dari Yourtango. 

Baca juga: 6 Ciri Teman yang Diam-diam Merusak Kesehatan Mentalmu, Jangan Dipaksa!

1. Obrolan Sudah Nggak Nyambung Lagi

Wajar kok kalau kamu dan temanmu tumbuh ke arah yang berbeda. Mungkin dulu kalian selalu bareng, sekarang udah sibuk sendiri-sendiri, ada yang pindah kota, kerja di bidang yang beda, atau punya prioritas baru.

Kalau tiap kali ketemu obrolannya terkesan maksa, atau malah kalian udah jarang banget ngobrol dan ketemu, itu bisa jadi tanda kalau pertemanan itu udah lewat masa jayanya. Nggak perlu musuhan, tapi kamu bisa pelan-pelan melepas, biar dua-duanya nggak saling menggantung.

2. Gak Imbang

Nggak semua hubungan harus imbang 50:50 terus, tapi kalau kamu terus yang ngertiin, bantuin, dengerin, sementara dia nggak pernah ada buat kamu? Ya, itu bukan hubungan yang sehat.

Teman itu bukan cuma tempat curhat, tapi juga harus jadi tempat kamu bisa merasa didukung. Kalau kamu cuma jadi tempat sampah emosi dia, tapi giliran kamu yang butuh malah di-ghosting, itu udah nggak adil.

Coba ngomong baik-baik dulu. Tapi kalau nggak ada perubahan? Nggak salah kok buat mundur dan cari circle yang lebih saling support.

Baca juga: 5 Ciri Teman yang Diam-diam Memanfaatkan Kamu, Waspada!

3. Toxic

Toxic friend itu nggak selalu yang terang-terangan jahat. Kadang dia cuma bikin kamu capek. Misalnya, dia suka menolak pendapat kamu, ngegas kalau kamu beda pandangan, atau selalu minta ditemani tapi giliran kamu butuh malah sibuk sendiri.

Kalau kamu lebih sering merasa terkuras tiap kali ketemu dia, daripada happy atau lega, itu red flag. Jangan biarkan rasa sayang masa lalu bikin kamu terus bertahan di hubungan yang bikin mentalmu drop.

Ingat, teman yang baik itu harusnya bikin kamu berkembang, bukan bikin kamu ngerasa kecil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Your Tango

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

3 Tanda Kamu Harus Jaga Jarak dari Teman, Meski Udah Kayak Keluarga Sendiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!