Ilustrasi Puisi Singkat tentang Dingin. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Dingin itu nggak selalu soal cuaca, kadang juga tentang hati yang kehilangan hangatnya.
Ada kalanya udara terasa menusuk tulang, tapi yang paling menggigit, justru rasa sepi yang diam-diam merayap di dada.
Dari suasana hujan sampai malam yang sunyi, dingin selalu punya cara buat menyentuh sisi paling dalam dari diri kita.
Nah, kalau kamu lagi butuh kata-kata yang bisa menemani suasana dingin malam ini, tujuh puisi singkat berikut mungkin bisa jadi pelukan kecil buat hatimu yang lagi kedinginan.
Baca juga: Bikin Hati Hangat! Ini 7 Puisi Singkat tentang Kebersamaan
Ilustrasi Puisi Singkat tentang Dingin. (Foto: Freepik @Freepik)
Embun menetes perlahan,
menyentuh kaca, menyapa diam.
Ada namamu di sana,
tapi sudah tak ada tangan yang menuliskannya.
Hujan turun lagi malam ini,
tapi tak lagi membawa rindu.
Ia cuma jatuh,
tanpa alasan, tanpa arah, seperti aku kehilanganmu.
Di meja, secangkir kopi kehilangan asapnya.
Hangatnya pergi pelan-pelan,
seperti perasaan yang dulu juga sempat menetap, tapi akhirnya menguap.
Aku masih menyimpannya di lemari,
jaket yang dulu sering kamu pinjam.
Sekarang tinggal dingin yang menggantung,
menemani kenangan yang tak mau hilang.
Baca juga: 7 Puisi Singkat tentang Senyuman yang Bikin Hati Adem
Ilustrasi Puisi Singkat tentang Dingin. (Foto: Freepik @Freepik)
Bintang-bintang menggigil di langit,
angin lewat tanpa permisi.
Aku menatap jauh ke arah lampu jalan,
mencari bayanganmu di antara udara yang beku.
Dingin menusuk hingga dada,
napasku jadi uap putih yang rapuh.
Mungkin seperti perasaan ini,
yang tetap mencoba hangat,
meski dunia sedang beku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ide Penulis