INDOZONE.ID - Pernah melihat ikan yang seolah-olah terbang di atas permukaan laut? Ikan tersebut dikenal sebagai ikan terbang. Dengan sirip dada yang lebar menyerupai sayap, ikan ini mampu meluncur di udara dalam jarak tertentu.
Selain tampilannya yang unik, ikan terbang hidup di perairan tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Kecepatan berenang dan sirip yang lebar membuat ikan ini mampu melayang cukup jauh, menjadikannya salah satu ikan paling menarik untuk dipelajari.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ikan terbang, mulai dari pengertian, sifat, karakteristik, hingga penjelasan apakah ikan terbang boleh dimakan atau tidak.
Baca juga: 9 Jenis Umpan yang Disukai Ikan Lele, Ada Umpan Untuk Galatama!
Ikan terbang termasuk dalam famili Exocoetidae, yang memiliki lebih dari 50 spesies. Mereka tersebar di laut tropis dan subtropis seluruh dunia, seperti Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, dan wilayah perairan Indonesia.
Ciri khas utama ikan terbang adalah ukurannya yang kecil, dengan panjang tubuh maksimum sekitar 45 cm (18 inci), serta sirip dada yang besar menyerupai sayap. Sirip ini memungkinkan mereka melayang di udara selama beberapa detik hingga puluhan meter, terutama untuk menghindari predator.
Loncatan ikan terbang biasanya mencapai jarak 30–50 meter (100–160 kaki). Beberapa ikan bahkan pernah diamati melayang hingga ratusan meter dengan memanfaatkan arus udara naik di tepi gelombang. Ikan juga dapat melakukan serangkaian luncuran berturut-turut, setiap kali mencelupkan ekornya ke dalam air untuk menghasilkan dorongan ke depan.
ilustrasi Ikan Terbang (Factanimal.com)
1. Reaktif dan Waspada
Ikan terbang adalah hewan yang sangat reaktif. Mereka memiliki sistem sensorik yang tajam untuk mendeteksi getaran atau gerakan predator di bawah air. Sifat "terbang" mereka bukanlah untuk mencari makan, melainkan respons panik atau pelarian instan.
2. Memiliki Ketertarikan pada Cahaya
Ikan terbang biasanya suka bergerak ke arah cahaya di malam hari. Mereka sering naik ke permukaan air yang terang, misalnya di sekitar kapal yang menyalakan lampu. Kebiasaan ini juga dimanfaatkan nelayan untuk menangkap mereka.
3. Hidup Secara Berkelompok
Ikan terbang jarang hidup sendirian. Mereka biasanya bergerombol dalam jumlah besar. Dengan hidup bersama, mereka lebih aman dari pemangsa karena lebih sulit bagi predator untuk menyerang satu ikan saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Factanimal.com