Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 05 MARET 2026 • 13:00 WIB

Keutamaan Malam Lailatul Qadr Menurut Quran dan Hadist

Keutamaan Malam Lailatul Qadr Menurut Quran dan HadistIlustrasi salat tarawih (Sobatpengadaian)

INDOZONE.ID - Bulan Ramadan selalu membawa suasana istimewa bagi umat Islam. Salah satu momen yang paling dinanti adalah Lailatul Qadr, malam penuh kemuliaan yang diyakini memiliki nilai ibadah jauh lebih besar dibandingkan malam-malam lainnya dalam setahun.

Karena keutamaannya tersebut, Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Islam semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah saat memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan. Pada waktu inilah umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, karena Lailatul Qadr dipercaya terjadi pada salah satu malam di periode tersebut.

Kapan Lailatul Qadr Terjadi?

Hingga kini, tidak ada tanggal pasti kapan Lailatul Qadr terjadi. Namun, para ulama sepakat bahwa malam tersebut berada di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari No. 2017)

Tidak disebutkannya waktu yang pasti memiliki hikmah besar, yaitu mendorong umat Islam untuk memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir, bukan hanya berfokus pada satu malam saja.

Baca juga: Lailatul Qadr: Malam Penuh Rahmat yang Tak Semua Orang Menyadarinya

Malam Turunnya Al-Qur’an

Salah satu alasan utama mengapa Lailatul Qadr begitu dimuliakan adalah karena pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.” (QS. Al-Qadr: 1)

Para ulama menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an berlangsung dalam dua tahap. Pertama, Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Setelah itu, wahyu disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama sekitar 23 tahun sebagai petunjuk bagi umat manusia. Penjelasan ini dapat ditemukan dalam Tafsir Ibnu Katsir.

Lebih Baik dari Seribu Bulan

Keutamaan Lailatul Qadr juga dijelaskan langsung dalam Al-Qur’an, di mana satu malam ini memiliki nilai yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah SWT berfirman:

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Seribu bulan setara dengan sekitar 83 tahun. Artinya, amal kebaikan yang dilakukan pada malam ini seakan bernilai seperti ibadah yang dilakukan selama puluhan tahun. Karena itu, umat Islam dianjurkan mengisi malam tersebut dengan shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berbagai amal saleh lainnya.

Para Malaikat Turun Membawa Rahmat

Keistimewaan lainnya adalah turunnya para malaikat ke bumi pada malam Lailatul Qadr, termasuk Malaikat Jibril. Allah SWT berfirman:

“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

Para malaikat mendatangi tempat-tempat yang dipenuhi ibadah, seperti majelis dzikir, orang yang sedang shalat, hingga mereka yang membaca Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa besar rahmat dan keberkahan yang Allah limpahkan pada malam tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riwaya.co.uk

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keutamaan Malam Lailatul Qadr Menurut Quran dan Hadist

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!