ilustrasi orang berkelahi (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah tiba-tiba berada di situasi tegang saat seseorang menantang berkelahi? Pasti rasanya campur aduk, antara kaget, emosi, dan ingin membela diri.
Tapi di momen seperti ini, keputusan yang kamu ambil bisa menentukan keselamatan diri sendiri.
Menariknya, “menang” dalam situasi seperti ini bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling bisa mengendalikan keadaan.
Nah, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan saat ditatang berkelahi:
Langkah pertama yang paling penting adalah menjaga jarak aman. Usahakan jangan terlalu dekat karena bisa memicu kontak fisik yang sulit dihindari.
Posisi tubuh juga penting, usahakan tetap terbuka dan tidak menunjukkan gestur menantang. Nah, dengan menjaga jarak, kamu memberi ruang untuk berpikir jernih sekaligus mengurangi risiko serangan langsung.
Saat ditantang, ego sering kali langsung naik dan mendorong kita untuk “membalas.” Padahal, seharusnya kamu tetap tenang.
Baca juga: Belajar dari Kasus Kekerasan Mario Dandy, Begini Cara Redakan Emosi
Kamu bisa menurunkan nada suara, tidak membalasnya dengan kata kasar, dan menghindari kontak mata yang terlalu agresif bisa membantu meredakan situasi.
Ingat, orang yang marah biasanya mencari reaksi, jadi jangan beri apa yang mereka inginkan.
Cara bicara bisa jadi alat paling ampuh untuk menetralkan konflik. Gunakan kalimat yang tidak memancing, seperti “nggak perlu sampai berantem” atau “kita bisa selesaikan baik-baik.”
Selain itu pakai nada tenang dan sikap tidak defensif hingga bisa membuat lawan kehilangan “alasan” untuk terus memicu konflik.
Tujuannya bukan untuk menang debat, tapi menghentikan ketegangan.
Selalu sadar dengan lingkungan di sekitarmu. Apakah ada orang lain? Apakah tempatnya aman? Atau justru sepi dan berisiko?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CDC, NHS