Perbedaan Hindu Bali dan HIndu India (freepik).
INDOZONE.ID - Sekilas, ajaran Hindu di Bali dan India terlihat serupa. Nama dewa sama, kisah epik pun mirip.
Tapi kalau ditelusuri lebih dalam, perbedaannya cukup mencolok — mulai dari cara ibadah, tradisi, hingga filosofi hidup yang dijalani sehari-hari.
Fenomena ini menunjukkan satu hal menarik: satu ajaran bisa berkembang dengan “rasa” berbeda tergantung tempatnya tumbuh.
Baca juga: 30 Caption Dark Feminine Bahasa Inggris dan Artinya untuk Instagram
Masuknya Hindu ke Bali diperkirakan terjadi sejak awal abad pertama Masehi lewat jalur perdagangan dan interaksi budaya.
Pengaruh besar datang dari kekuatan maritim seperti Kerajaan Sriwijaya serta dinasti India Selatan seperti Kerajaan Chola.
Bersamaan dengan itu, ajaran Hindu turut membawa kisah epik seperti Mahabharata dan Ramayana yang kemudian berakar kuat dalam budaya Bali.
Sementara di India, Hindu berkembang jauh lebih awal sejak masa Peradaban Lembah Indus dan terus berevolusi melalui tradisi Weda.
Baca juga: Viral Wahana Air Terhempas di Pantai Ammani, Penumpang Terpental dan Alami Luka Ringan
Ini membuat Hindu di India lebih “asli” secara historis, sedangkan di Bali merupakan hasil adaptasi yang berpadu dengan budaya lokal.
Di Bali, Hindu dikenal sebagai Hindu Dharma. Ajarannya tidak hanya soal ritual, tapi juga keseimbangan hidup — antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Unsur seperti kosmologi, energi alam, hingga praktik seperti Yoga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sebaliknya, di India, praktik Hindu cenderung berpusat pada kitab suci seperti Weda. Ritual-ritual kuno seperti Yajna masih dijalankan dan menjadi bagian penting dalam menjalankan ajaran.
Baca juga: Viral Wanita Curhat Alami Cat Calling Saat Pulang Kerja, Berujung Cekcok dengan Sekelompok Pria
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Edtimes.in