Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 13:05 WIB

Sosok yang Terlalu Baik Sampai Terkadang Lupa Diri, Sisi Tersembunyi ESFJ yang Jarang Diketahui

Sosok yang Terlalu Baik Sampai Terkadang Lupa Diri, Sisi Tersembunyi ESFJ yang Jarang DiketahuiIlustrasi kepribadian ESFJ. (freepik)

INDOZONE.ID - Di lingkaran pertemanan atau kantor, pasti ada satu orang yang selalu sigap bantu, nggak enakan, dan paling bisa diandalkan. 

Kalau kamu langsung kepikiran satu nama — atau malah diri sendiri — besar kemungkinan itu adalah tipe ESFJ.

Tapi hati-hati, di balik image “si paling peduli”, ada sisi tersembunyi yang bisa bikin ESFJ diam-diam kelelahan secara mental.

Baca juga: Takdir Mubram Adalah: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Muallaq

ESFJ Itu Apa, Sih?

ESFJ adalah singkatan dari extraverted, sensing, feeling, judging. Sederhananya, mereka adalah tipe orang yang energinya datang dari interaksi sosial (Extraverted), fokus pada hal nyata dan praktis (Sensing), mengambil keputusan berdasarkan perasaan dan empati (Feeling), serta suka keteraturan dan kepastian (Judging). 

Kombinasi ini bikin ESFJ dikenal sebagai sosok hangat, terstruktur, dan sangat peduli dengan orang lain.

Kenapa ESFJ Disukai Banyak Orang?

Bukan tanpa alasan ESFJ sering jadi “favorit” di lingkungan sosial. Mereka punya kemampuan alami untuk bikin orang lain merasa nyaman. 

Baca juga: 5 Dampak Negatif dari Letak Geografis Indonesia yang Perlu Diwaspadai, Apa Saja?

Mereka bukan cuma peduli di kata-kata, tapi juga aksi. Dari hal kecil kayak ingetin makan, sampai bantu urusan penting, ESFJ selalu hadir. Buat mereka, kebahagiaan itu sering datang dari melihat orang lain baik-baik saja.

Di dunia kerja, tipe ini juga sering jadi “penyelamat”. Mereka rapi, bertanggung jawab, dan jarang setengah-setengah kalau sudah dikasih tugas. Atasan suka, teman kerja pun nyaman.

Dan soal loyalitas? Nggak perlu diragukan, mereka bakal ada dalam kondisi apapun!

Baca juga: Si Paling Positif yang Diam-Diam Punya Beban Emosional? Ini Fakta ENFP yang Nggak Banyak Orang Tahu

Tapi, Kenapa Banyak ESFJ Justru Sering Capek Sendiri?

Nah, disinilah sisi yang jarang dibahas! Karena terlalu fokus membahagiakan orang lain, ESFJ sering lupa satu hal penting: dirinya sendiri.

Mereka cenderung bilang “iya” bahkan saat sebenarnya ingin menolak. Takut mengecewakan, takut dianggap berubah, atau sekadar nggak enakan. Lama-lama? Capek, tapi dipendam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: 16personalities.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sosok yang Terlalu Baik Sampai Terkadang Lupa Diri, Sisi Tersembunyi ESFJ yang Jarang Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!