Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 09:35 WIB

Takdir Mubram Adalah: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Muallaq

Takdir Mubram Adalah: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan MuallaqIlustrasi. Pemandangan langit yang indah saat matahari terbenam di pantai. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah Anda merenungkan mengapa kita terlahir dari orang tua tertentu, dengan jenis kelamin tertentu, dan di negara tertentu tanpa pernah bisa memilihnya secara sadar? Pertanyaan retoris ini kerap muncul saat manusia mencoba memahami misteri di balik garis kehidupannya.

Dalam ajaran Islam, segala sesuatu yang terjadi di alam semesta telah tertulis rapi, namun tidak semua ketetapan itu memiliki sifat yang kaku. Ada garis nasib yang menuntut manusia untuk terus berikhtiar, dan ada pula batas absolut di mana manusia hanya bisa menerimanya dengan penuh keikhlasan. Batas absolut tak tertembus inilah yang dikenal sebagai takdir mubram.

Pemahaman yang keliru mengenai konsep nasib sering kali membuat seseorang terjebak dalam sikap apatis atau keputusasaan. Artikel \ini akan membahas secara mendalam mengenai pengertian takdir mubram, dalil yang mendasarinya, contoh aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, hingga perbedaannya yang tegas dengan takdir muallaq.

Baca juga: Kisah Nabi Yusuf: Dijual Murah, Takdir Berubah, dan Menjadi Penguasa Mesir

Apa Itu Takdir Mubram? Pengertian dan Maknanya dalam Islam

Mengimani qada dan qadar merupakan rukun iman keenam yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Di dalam konsep qadar atau ketetapan Allah SWT, ulama membaginya menjadi dua cabang utama, salah satunya adalah takdir mubram. Secara bahasa, kata mubram berasal dari bahasa Arab yang berarti sesuatu yang sudah dipintal kuat, mutlak, atau pasti.

Oleh karena itu, takdir mubram adalah ketentuan mutlak dari Allah SWT yang pasti terjadi pada setiap makhluk dan tidak dapat diubah oleh siapa pun, terlepas dari seberapa keras manusia tersebut berusaha atau berdoa. Ketetapan ini adalah bentuk hak prerogatif Allah sebagai Sang Pencipta alam semesta. Manusia tidak diberikan ruang campur tangan dalam takdir ini selain kewajiban untuk menerimanya dengan lapang dada.

Prof. Dr. M. Quraish Shihab dalam karya-karyanya tentang teologi Islam sering menekankan bahwa takdir mubram adalah bingkai kehidupan. Di dalam bingkai itulah manusia diberikan kebebasan untuk melukis amal perbuatannya.

Dalil tentang Takdir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Pengertian takdir secara mutlak telah diabadikan di dalam Al-Qur'an dan sunah Rasulullah SAW. Salah satu ayat yang secara tegas menjelaskan bahwa segala sesuatu di bumi telah ditetapkan sebelum kejadiannya adalah Surah Al-Hadid ayat 22. Allah SWT berfirman yang artinya:

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfudz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."

Selain itu, sebuah hadis riwayat Muslim juga memperkuat konsep ini, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT telah mencatat takdir seluruh makhluk lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Dalil-dalil ini menjadi fondasi bagi umat Islam untuk tidak meragukan sedikit pun garis ketetapan yang telah digariskan.

Baca juga: 17 Caption Singkat Tentang Takdir dalam Bahasa Inggris yang Bikin Refleksi Hidup

Contoh Takdir Mubram dalam Kehidupan Sehari-hari

Untuk memudahkan pemahaman, mari kita lihat manifestasi ketetapan mutlak ini di sekitar kita. Secara umum, ada tiga takdir yang tidak bisa diubah oleh manusia, yaitu ajal kematian, waktu dan tempat kelahiran, serta kiamat.

  • Kelahiran: Tidak ada satu pun manusia yang bisa merekayasa atau request dari rahim siapa ia akan dilahirkan, dari suku bangsa apa, dan di era mana ia akan hidup.
  • Kematian: Kapan, di mana, dan bagaimana cara seseorang menemui ajalnya adalah mutlak rahasia Allah. Sehebat apa pun teknologi medis saat ini, tidak ada yang mampu memundurkan atau memajukan ajal sedetik pun.
  • Karakteristik Fisik Bawaan: Kodrat biologis saat manusia diciptakan di dalam kandungan, jenis kelamin, warna kulit asli, dan genetika leluhur adalah contoh takdir mubram yang tidak dapat diubah secara esensial.

Perbedaan Takdir Mubram dan Takdir Muallaq

Berbeda dengan mubram, Islam juga mengenal istilah takdir muallaq. Muallaq secara bahasa berarti "tergantung" atau "tergantung pada suatu hal". Ini adalah ketetapan Allah yang mengikutsertakan peran ikhtiar dan doa manusia.

Agar pengertian takdir ini lebih mudah dipahami, berikut adalah tabel perbandingan antara takdir mubram dan muallaq:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Takdir Mubram Adalah: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Muallaq

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!