Ilustrasi mendengarkan musik lo-fi(Pexels/Andrea Piacquadio)
INDOZONE.ID - Lo-fi musik atau yang sering kita dengar sebagai “lo-fi beats to study/relax to study or work”, udah bukan cuma jadi temen anak kos pas begadang atau study grup bareng.
Sekarang, musik ini sudah mendunia. Dari karyawan remote, pelajar, sampe orang-orang yang pengen santai di rumah, banyak yang milih lo-fi jadi soundtrack aktivitas mereka.
Tapi kenapa sih lo-fi bisa bikin fokus? Apa yang bikin musik ini beda dari genre lain?
Yuk, kita bahas bareng. Mulai dari sudut pandang psikolog, hasil riset internasional, sampai gimana musik ini nyambung banget sama vibe dan gaya hidup Gen Z.
Baca juga: Pesan Dokter Anak untuk Ibu Baru: Capek Boleh tapi Jangan Lupa Minta Bantuan
Secara sederhana, lo-fi itu singkatan dari low fidelity, yang artinya kualitas suara yang sengaja dibuat “kurang sempurna”.
Misalnya ada noise, suara hiss, efek static, atau ambience yang terasa kayak rekaman analog jadul.
Tapi justru elemen-elemen ini yang bikin lo-fi punya karakter unik kesannya santai, hangat, dan nggak terlalu ganggu pikiran.
Biasanya, genre ini dipadukan sama beat hip-hop yang pelan, melodi jazz yang ringan, atau instrumen-instrumen chill lainnya.
Banyak juga track lo-fi yang nggak pakai lirik, biar nggak menyita perhatian penuh dan tetap cocok dijadikan latar buat belajar, kerja, atau sekadar ngopi sambil rebahan.
Baca juga: Kenapa Gen Z Lebih Pilih Healing daripada Menabung? Ini Fakta Mengejutkannya
Lo-fi sudah ada sejak tahun 1970-an dan 80-an saat banyak musik indie dan DIY mulai merilis karya dengan peralatan sederhana, sehingga fidelity rendah tapi punya karakter sendiri.
Di 2000-an dan 2010-an, pengaruh jazz, hip hop, dan elektronik bikin lo-fi berkembang sebagai genre untuk santai, study, atau background creative.
Waktu pandemi COVID-19, banyak orang kerja dan belajar dari rumah. Mereka butuh musik yang bisa bikin fokus di ruang yang kadang penuh gangguan. Minat ke lo‑fi naik pesat waktu itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber