INDOZONE.ID - Bekerja selama 24 tahun menjadi sopir taksi, tak membuat Sumarmono merasa bosan. Alih-alih di sepanjang ia bekerja, banyak hal baru yang ia temui.
Selama puluhan tahun mengaspal, Sumarmono juga merasakan banyak pengalaman berharga, mulai dari bertemu berbagai karakter penumpang hingga menghadapi tantangan di jalan setiap harinya.
Semua ini justru membuatnya semakin menikmati pekerjaannya dan bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Bahkan baru-baru ini, Sumarmono juga menerima Satya Lencana karena sudah mengabdi lebih dari 20 tahun. Baginya, apresiasi ini jadi satu hal yang sangat luar biasa.
Baca juga: Driver Taksi Online Ini Tegur Dua Penumpang yang Diduga Mesum di Kursi Belakang Mobil
“Selama bekerja, saya merasakan kuatnya rasa kekeluargaan, dari pengemudi hingga karyawan di berbagai bagian. Bahkan di masa sulit seperti pandemi, perusahaan tetap berupaya memikirkan kami sebagai bagian dari keluarga besar,” katanya pada momentum ulang tahun ke-54 Bluebird Group di Jakarta.
Bagi Sumarmono, tempatnya bekerja bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga ruang untuk berkembang dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarga. Ia pun merasakan langsung berbagai bentuk dukungan yang berdampak pada kehidupannya.
“Dukungan yang saya rasakan juga nyata, mulai dari beasiswa pendidikan untuk anak hingga kesempatan berangkat umrah,” ujar Sumarmono.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono menyampaikan bahwa selama 54 tahun berjalan, selalu membangun kepercayaan melalui konsistensi dalam setiap perjalanan.
Dari hal-hal kecil tersebut, perusahaan akhirnya mampu terus tumbuh bersama karyawan, pengemudi, dan pelanggan, sambil terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami selalu menjaga melalui disiplin dalam setiap proses, mulai dari pelatihan pengemudi, standar operasional, hingga pemanfaatan teknologi,“ katanya.
Sebagai informasi, dari 25 unit armada pada 1972, kini telah mengoperasikan lebih dari 26.000 armada di berbagai kota di Indonesia. Hal ini menjadi bukti keberhasilan dan bisa terus tumbuh mengikuti perkembangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: