Ilustrasi Gerhana Bulan. (Foto: Freepik @wirestock)
INDOZONE.ID - Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang sering menarik perhatian banyak orang karena keindahannya yang unik.
Peristiwa ini terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan, sehingga cahaya matahari terhalang dan tidak sepenuhnya sampai ke permukaan bulan.
Artikel ini, akan membahas secara lengkap tentang pengertian, proses, jenis, dampak, hingga mitos seputar gerhana bulan.
Baca juga: Pria Ini Rela Terbang Naik Pesawat pada Tahun 2016 Hanya demi Menyaksikan Gerhana Matahari Total
Ilustrasi Caption Singkat tentang Gerhana Bulan dalam Bahasa Inggris. (Foto: Freepik @wirestock)
Gerhana bulan terjadi ketika posisi bumi berada tepat di antara matahari dan bulan dalam satu garis lurus.
Pada kondisi ini, bumi menghalangi cahaya matahari yang seharusnya dipantulkan oleh bulan. Akibatnya, permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi dan tidak lagi bercahaya seperti biasanya.
Fenomena ini hanya terjadi saat fase bulan purnama. Walaupun bulan biasanya tampak terang di malam hari karena memantulkan cahaya matahari, saat gerhana terjadi, cahaya tersebut terhalang oleh bumi.
Proses ini membuat bulan terlihat redup atau bahkan berubah warna tergantung kondisi atmosfer bumi.
Baca juga: Jangan Lihat Sembarangan! Ini Cara Aman Jika Ingin Nikmati Gerhana Matahari
Gerhana ini terjadi ketika seluruh permukaan bulan tertutup oleh bayangan inti bumi (umbra). Pada fase ini, bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus sempurna.
Uniknya, bulan sering tampak berwarna merah karena cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi mengalami pembiasan.
Fenomena ini dikenal juga sebagai blood moon. Warna merah yang muncul dapat berubah tergantung kondisi atmosfer, seperti adanya debu atau polusi.
Gerhana sebagian terjadi ketika hanya sebagian permukaan bulan yang masuk ke dalam bayangan umbra bumi. Sebagian lainnya masih menerima cahaya matahari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com