Ilustrasi ketergantungan oleh HP (houstonpublicmedia.org)
INDOZONE.ID - Kalau kamu sering merasa lelah atau kesulitan fokus setelah seharian menatap layar, istilah screen time tentu sudah sangat dekat dengan keseharianmu.
Durasi waktu yang kamu habiskan di depan TV, ponsel, komputer, atau tablet sebenarnya tidak selalu berdampak negatif.
Namun, penggunaan gawai secara berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan fisik maupun mental, khususnya pada tumbuh kembang anak-anak.
Dampak dari tingginya durasi penggunaan gawai ini sangat bervariasi bergantung pada usia, durasi, hingga jenis konten yang diakses.
Baca juga: Tingkah Anjing 20 Kg yang Minta Digendong karena Takut Naik Eskalator Curi Perhatian Warganet
Oleh karena itu, penting bagi kamu dan keluarga untuk mulai menyusun batasan yang sehat agar tubuh dan pikiran tetap seimbang.
Menjaga kontrol atas perangkat digital akan membantu kamu meningkatkan produktivitas serta menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berikut adalah cara praktis yang bisa kamu terapkan untuk memangkas durasi penggunaan layar sehari-hari.
Kamu bisa memanfaatkan fitur bawaan pada gawai untuk memantau durasi penggunaan serta mengidentifikasi aplikasi yang paling sering menyita waktu.
Baca juga: Awas Tertipu! Ini Tanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) yang Jarang Disadari
Langkah awal ini memudahkanmu menetapkan batas penggunaan aplikasi non-esensial dan membangun kebiasaan baru secara bertahap.
Biasakan untuk menjauhkan perangkat digital saat kamu sedang makan, berkumpul bersama keluarga, atau bersiap untuk tidur malam.
Kamu dapat mengisi waktu luang tersebut dengan aktivitas fisik seperti berjalan santai, membaca buku, atau bermain board game.
Setiap kali kamu bekerja di depan layar selama 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputrahospital.com