Ilustrasi NPD (letstalksport.co.uk)
INDOZONE.ID - Narcissistic Personality Disorder atau NPD merupakan bentuk gangguan kepribadian yang membuat seseorang memiliki dorongan sangat besar untuk selalu dikagumi serta merasa dirinya jauh lebih penting dari siapapun.
Kondisi ini berbeda dari sekadar sifat senang tampil di depan umum, karena dampaknya sudah merusak pola hubungan sosial, dunia kerja, hingga tingkat kesejahteraan hidup kamu atau orang di sekitarnya.
Penderitanya kerap membangun persepsi khusus bahwa mereka terlahir istimewa, sangat butuh validasi konstan, namun di sisi lain memiliki kondisi emosional yang sangat rapuh terhadap kritikan.
Secara medis, gangguan ini masuk ke dalam kategori Cluster B Personality Disorder bersama dengan kondisi borderline, histrionic, serta antisocial.
Gejala awalnya umumnya mulai terlihat pada fase akhir masa remaja atau ketika seseorang memasuki usia dewasa awal.
Munculnya kondisi ini bukan disebabkan oleh pola asuh yang terlalu memanjakan atau kurang perhatian semata, melainkan hasil dari gabungan faktor psikologis, genetik, dan kondisi lingkungan tempat seseorang tumbuh.
Penderita memiliki keyakinan mendalam bahwa derajat mereka lebih tinggi, sehingga hanya pantas berinteraksi dengan kalangan tertentu saja.
Kamu akan melihat mereka senantiasa mengejar pujian tanpa henti karena perhatian tersebut berfungsi sebagai penopang utama harga diri mereka.
Baca juga: Wajib Follow, Creator Ini Bagikan Rekomendasi Masjid Legendaris Selain Istiqlal
Mereka menunjukkan ketidakmampuan atau ketidakmauan untuk memahami beban perasaan serta sudut pandang orang lain ketika berinteraksi.
Cara berkomunikasi mereka pun cenderung mendominasi, merasa paling tahu segala hal, serta kerap memandang rendah orang-orang di sekitarnya.
Penderita tidak ragu memanfaatkan orang lain semata-mata demi keuntungan pribadi tanpa memedulikan dampak emosional yang ditimbulkan.
Selain itu, mereka sangat mudah merasa terancam oleh pencapaian orang lain, meski di luar mereka berusaha tidak peduli dan menuduh orang lain yang iri kepada mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Blog.amikom.ac.id