Spanyol Resmi Jadi Tuan Rumah MONDIACULT 2025.
INDOZONE.ID - Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, mengumumkan keputusan untuk mempercayakan Spanyol sebagai tuan rumah MONDIACULT 2025 kepada Presiden Pemerintah Spanyol, Pedro Sanchez.
Pertemuan penting ini berlangsung di Istana Moncloa di Madrid, di mana Spanyol diakui sebagai tuan rumah forum internasional untuk para menteri kebudayaan.
Barcelona, kota yang akan menjadi pusat peristiwa tersebut, menandai komitmen Spanyol terhadap program UNESCO.
Sebagai negara dengan cagar biosfer terbanyak di dunia dan kontributor terbesar kelima di Eropa terhadap anggaran reguler organisasi, Spanyol telah menjadikan Barcelona sebagai kandidat utama.
Pencalonan Barcelona pada Oktober 2023 semakin masuk akal, mengingat kota ini telah lama memperjuangkan nilai-nilai UNESCO.
Baca Juga: Mengenal Sejarah dan Makna Hari Batik Nasional, Warisan Budaya dan Simbol Kebersamaan
Dengan sembilan situs warisan dilindungi, Pusat Kategori 2 UNESCO yang menekankan penelitian di bidang ilmu manusia dan sosial, serta status sebagai Kota Kreatif Sastra UNESCO sejak 2015, Barcelona memimpin dalam mendukung warisan budaya.
Lebih lagi, Barcelona telah ditetapkan sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia 2026, menunjukkan komitmen yang konsisten terhadap keberlanjutan dan kebudayaan.
Pengalaman Barcelona dalam menyelenggarakan acara internasional UNESCO sebelumnya, juga menjadi faktor penentu dalam pemilihan ini.
Setelah menjadi tuan rumah Konferensi Dunia Pendidikan Tinggi UNESCO pada tahun 2022, kota ini akan menjadikan MONDIACULT 2025 sebagai peristiwa kunci dalam kalender budaya global.
Presiden Pedro Sanchez mengekspresikan kebanggaannya melalui akun Instagram @sanchezcastejon, berbagi postingan dengan caption yang menekankan pentingnya acara tersebut.
"Kami dengan bangga menerima pengumuman bahwa Spanyol akan menjadi markas MONDIACULT 2025," tulisnya dikutip Minggu (4/2/2024).
Baca Juga: Mengintip Meriahnya Sedekah Bumi dan Kirab Budaya di Desa Takeranklating Lamongan
Sanchez juga menyoroti fokus acara ini pada dampak kecerdasan buatan (IA) terhadap dunia seni, menekankan bahwa budaya dapat berperan sebagai instrumen untuk perdamaian dan pemberantasan kekerasan.
Dengan persiapan yang telah dilakukan oleh Barcelona dan dukungan penuh dari pemerintah Spanyol, MONDIACULT 2025 diharapkan menjadi platform yang tidak hanya merayakan kekayaan budaya, tetapi juga mendiskusikan potensi dan risiko yang muncul dari perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan dalam dunia seni.
Kesuksesan acara ini diyakini akan membuka pintu bagi kerjasama global yang lebih erat dalam melindungi dan mempromosikan warisan budaya di seluruh dunia.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: UNESCO.org