INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen istimewa dalam kalender Islam.
Selain menjadi waktu yang ditandai dengan ibadah kurban, Idul Adha juga menjadi peluang emas untuk meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbanyak amal saleh.
Terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, terdapat amalan jelang Idul Adha yang sangat dianjurkan dalam syariat Islam.
Berikut, tiga amalan utama yang bisa kita laksanakan untuk menyambut Idul Adha dengan penuh makna.
Baca Juga: Bolehkah Beli Hewan Kurban dengan Cara Dicicil? Simak Penjelasannya
Ilustrasi dzikir jelang idul adha.
Salah satu amalan sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha adalah, memperbanyak zikir, terutama takbir, tahlil, dan tahmid. Amalan ini biasanya dilakukan sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga hari tasyrik, yakni 11-13 Dzulhijjah.
Zikir ini bukan hanya sekadar bacaan, tetapi juga sarana menenangkan hati dan menghidupkan suasana religius menjelang Idul Adha.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 28:
“...dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan...”
Melalui amalan jelang Idul Adha ini, kita belajar untuk selalu bersyukur dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
Baca Juga: Jadwal dan Niat Puasa Dzulhijjah sebelum Hari Raya Idul Adha 2025
Salah satu ibadah yang dianjurkan jelang Idul Adha adalah, berpuasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, terutama pada tanggal 9 Dzulhijjah yang dikenal sebagai Hari Arafah. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang” (HR. Muslim).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Myislam.org