Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 APRIL 2020 • 16:37 WIB

Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Alasan yang Bikin Anak Sulit Belajar di Rumah

Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Alasan yang Bikin Anak Sulit Belajar di RumahIlustrasi anak malas belajar (Blocked and Brilliant)

Pandemi virus corona mendesak masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas di rumah. Tak terkecuali di bidang pendidikan, yang mana anak diharuskan untuk tetap belajar di rumah. 

Ada kalanya orangtua harus memahami ketika anak mulai merasa bosan dan malas dengan kondisi ini. Disampaikan Najeela Shihab, pendidik dan pendiri "Keluarga Kita", berikut 4 hambatan yang memengaruhi anak malas belajar di rumah selama pandemi virus corona:

1. Perubahan rutinitas

Ibu dan anak (Sheknows)

Pandemi virus corona mengubah semua rutinitas, termasuk anak. Mereka yang biasanya bangun pagi lalu pergi sekolah, bertemu teman-teman, kini aktivitasnya dibatasi hanya di rumah saja. Perubahan rutinitas yang terbilang ekstrem ini jadi hambatan utama anak malas belajar di rumah. 

2. Berkurangnya interaksi dengan guru dan sekolah 

Ibu dan anak (Boldsky)

Masih ada kaitannya dengan poin pertama. Ketika di rumah saja, interaksi antar guru dan murid di sekolah tentu jadi sangat sedikit. Selama pandemi, peran orangtua dibutuhkan untuk menggantikan proses belajar mengajar di sekolah untuk dialihkan ke dalam rumah. 

"Tapi orangtua jangan lupa, apalagi saat orangtua berpikir belajar di rumah memindahkan 100 persen apa yang ada di sekolah ke dalam rumah, padahal enggak bisa 100 persen semua jadi guru dan menjalankan semua tuntutan kurikulum. Kita harus kembali lagi, tujuan belajar apa yang ingin kita munculkan anak demi kompetensi masa depan anak," ungkap Najeela Shihab dalam diskusi online, belum lama ini. 

3. Adaptasi teknologi

Ilustrasi ibu dan anak (NJ Family)

Justru di saat wabah seperti ini baik anak maupun orangtua memiliki ketergantungan terhadap teknologi. Sekarang tugas sekolah semuanya harus diselesaikan dengan teknologi. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk saling berkomunikasi, belajar beradaptasi dengan teknologi agar semuanya berjalan lancar. 

4. Manajemen emosi dan energi 

Ilustrasi ibu dan anak (Boldsky)

Poin terakhir ini sangat penting. Orangtua harus pintar memanajemen emosi dan energi agar tidak cepat marah dan lelah dalam mendidik anak di rumah. 

"Wajar kalau hal ini terjadi. Orangtua boleh kok sejenak pindah ke ruangan lain, me time sebentar untuk sekadar menenangkan diri. Setelah itu, kembali lagi berperan mendidik anak dan menemaninya belajar," ujar perempuan yang akrab disapa Ela ini.

Empat perubahan itu memiliki dampak yang sangat besar bagi orangtua dan anak dalam proses belajar di rumah. Perlu disadari bagi orangtua, semuanya itu butuh proses. Karena semua terjadi secara tiba-tiba, yang mana orangtua mengambil alih peran guru di sekolah untuk dibawa ke rumah.  

"Kehadiran orangtua, kemampuan kita untuk menjadi lebih kuat dan berdaya betul-betul dibutuhkan anak kita. Jangan mudah menyerah. Jadilah orangtua yang lebih sensitif dengan apa yang dibutuhkan anak kita. Tantangan dan hambatan ini harus bisa dihadapi sama-sama," pungkas Najeela Shihab. 

Artikel Menarik Lainnya:

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Alasan yang Bikin Anak Sulit Belajar di Rumah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!