Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 MARET 2021 • 14:16 WIB

Sejarah Lahirnya Hari Perempuan Internasional dan Asal Usul Penetapan 8 Maret

Sejarah Lahirnya Hari Perempuan Internasional dan Asal Usul Penetapan 8 MaretIlustrasi sejarah hari perempuan internasional (photo/internationalwomensday.com)

International Women's Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional adalah hari global untuk merayakan pencapaian sosial, ekonomi, budaya dan politik perempuan.

IWD diperingati setiap tanggal 8 Maret dan dirayakan oleh seluruh perempuan yang ada di berbagai belahan dunia dengan beragam kegiatan.

Sejarah IWD bermula dari aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909 yang dirintis oleh kaum sosialis di Amerika Serikat dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917.

Hari Perempuan Sedunia memiliki sejarah panjang sebelum diakui dan diresmikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1977, untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Melansir dari laman resmi International Women's Day, masa ekspansi dan turbulensi besar di dunia industri, menjadi cikal bakal lahirnya Hari Perempuan Sedunia.

Sejarah Hari Perempuan Internasional

Ilustrasi hari perempuan internasional (photograph by david bartho via getty images)

Berdasarkan cerita yang beredar di lingkaran internal kolumnis Prancis, ada seorang perempuan dari buruh pabrik tekstil, melakukan demonstrasi pada 8 Maret 1857 di New York.

Demonstrasi tersebut bertujuan untuk melawan penindasan dan gaji buruh yang rendah pada masa itu. Namun, demonstrasi dibubarkan secara paksa oleh pihak kepolisian.

Tahun 1908, sebanyak 15.000 wanita berbaris memadati kota New York, untuk menuntut jam kerja yang lebih singkat, gaji yang lebih baik, dan hak untuk bersuara.

Sebelum dikenal sebagai IWD, mulanya peringatan ini disebut Hari Perempuan Nasional (NWD), yang dirayakan di seluruh Amerika Serikat setiap tanggal 28 Februari.

Pada tahun 1910, Konferensi Wanita Buruh Internasional kedua diadakan di Kopenhagen. Clara Zetkin, pemimpin 'Kantor Wanita' untuk Partai Sosial Demokrat di Jerman, mengajukan gagasan tentang Hari Perempuan Internasional.

Dia mengusulkan bahwa setiap tahun di setiap negara harus ada perayaan pada hari yang sama untuk memperingati Hari Perempuan.

Konferensi itu dihadiri lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, yang mewakili serikat pekerja, partai sosialis, klub pekerja perempuan, dan anggota parlemen Finlandia. Mereka pun menyetujui saran tersebut, maka diprakarsailah Hari Perempuan Internasional sejak saat itu.

Peringatan Hari Perempuan Internasional

Ilustrasi peringatan hari perempuan internasional (photo/goodhousekeeping/viagettyimages)

Hari Perempuan Internasional dirayakan untuk pertama kalinya di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 19 Maret 1911.

Setelah diskusi, Hari Perempuan Internasional akhirnya disepakati diperingati setiap tahun pada 8 Maret dan ditetapkan menjadi penanggalan global untuk merayakan Hari Perempuan Internasional.

Hari Perempuan Internasional dirayakan untuk pertama kalinya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1975, untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Ada pun tujuan dari peringatan International Women's Day setiap tahunnya pada tanggal 8 Maret, yaitu sebagai berikut:

  • Merayakan prestasi wanita
  • Meningkatkan kesadaran tentang emansipasi wanita
  • Memperjuangkan kesetaraan gender
  • Penggalangan dana untuk amal yang berfokus pada wanita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sejarah Lahirnya Hari Perempuan Internasional dan Asal Usul Penetapan 8 Maret

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!