Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 11 APRIL 2021 • 15:29 WIB

Banyak Manusia Sedih hingga Depresi, Psikolog Mengungkap Caranya untuk Bahagia

Author

Banyak Manusia Sedih hingga Depresi, Psikolog Mengungkap Caranya untuk BahagiaIlustrasi orang bahagia (Pexels)

Kebahagiaan adalah salah satu hal yang banyak dicari oleh manusia. Saking pentingnya, PBB sampai menetapkan Hari Kebahagiaan Sedunia yang jatuh pada 20 Maret silam.

Hari itu diperingati untuk mengakui pentingnya kebahagiaan dalam kehidupan orang-orang di seluruh dunia. Namun, kenapa masih banyak orang yang merasa tidak bahagia?

Menurut psikolog Jovita Ferliana, kebahagiaan sebenarnya tergantung dari diri sendiri.

Hasil riset menunjukkan bahwa manusia seringkali mudah mengalah kepada perasaan negatif, sehingga memilih permusuhan, iri, cemas atau sedih.

"Namun sebaliknya, kita juga dapat memutuskan untuk memilih sikap yang positif, melupakan yang jahat dan merasa bahagia," kata Jovita, dikutip dari Antara, Minggu (11/4/2021).

Riset lain juga menunjukkan kebahagian hadir tergantung kontrol manusia dalam aktivitas yang dipilih dan bagaimana merespons situasi yang dihadapi dalam hidup.

Keputusan untuk merasa senang atau sedih berada di tangan masing-masing, dan bergantung dari caramu menyikapi situasi dan apa yang terjadi dalam kehidupan.

Di masa pandemi ini, memberi kebahagiaan tidak cuma sekadar lewat materi. Hal itu bisa dilakukan lewat memberi perhatian, menjadi tempat teman mencurahkan hati, atau sekadar menelepon untuk berbagi cerita hingga bertukar senyuman.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banyak Manusia Sedih hingga Depresi, Psikolog Mengungkap Caranya untuk Bahagia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!