Ilustrasi bulan Muharram 1443 Hijriah (photo/pixabay/mario-vogelsteller)
Puasa Muharram adalah puasa sunah yang dikerjakan di bulan Muharram dalam kalender Islam. Puasa bulan Muharram sering disebut sebagai puasa bulan Syuro.
Puasa Muharram 2021 terbagi atas puasa Tasu'a tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura tanggal 10 Muharram 1443 Hijriah.
Meski hukumnya sunah, puasa di bulan Muharram sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena mempunyai keutamaan yang istimewa.
Puasa di bulan Muharram umumnya dikenal dengan nama puasa Tasu'a tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura tanggal 10 Muharram kalender Hijriah.
Tahun baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021, maka jadwal puasa Muharram 2021 adalah sebagai berikut:
Puasa Tasu'a dan puasa Asyura masing-masing memiliki niat tersendiri. Niat tersebut diucapkan sebelum memasuki waktu imsak saat fajar.
Ada pun kedua niat puasa Muharram Tasu'a dan Asyura adalah sebagai berikut:
Niat Puasa Tasu'a
Nawaitu shauma tasu'a sunnatal lillaahita'ala
Artinya: "Saya niat puasa hari Tasu'a, sunah karena Allah ta'ala."
Niat Puasa Asyura
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah Asyura, sunah karena Allah ta'ala."
Puasa di bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Tak heran jika Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.
Berikut ini beberapa keutamaan puasa Muharram yakni Tasu'a dan Asyura menurut Rasulullah SAW:
1. Puasa terbaik setelah puasa Ramadhan
Puasa Muharram dikenal sebagai puasa terbaik setelah puasa Ramadhan, sehingga sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Dalil mengenai keutamaan puasa Muharram ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram." (HR. Muslim)
Puasa Muharram yang boleh dilakukan juga bukan sebatas puasa Tasu'a dan Asyura saja.
Selain kedua puasa sunah tersebut, boleh pula melakukan puasa di awal atau tengah bulan Muharram.
2. Menghapus dosa setahun lalu
Keutamaan puasa Muharram khususnya puasa Asyura, yaitu dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
Abu Qatadah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab:
"Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat." (HR. Muslim)
3. Amalan pembeda dari orang Yahudi
Puasa di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan lainnya, karena dapat menjadi amalan pembeda dari orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Sebab, orang-orang Yahudi dan Nasrani sangat mengagung-agungkan tanggal 10 Muharram.
Sehingga, untuk membedakannya, Rasullulah SAW menyarankan agar puasa 10 Muharram (Asyura) didahului dengan puasa di tanggal 9 Muharram (Tasu'a).
"Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram)." (HR. Muslim)
Itulah penjelasan mengenai puasa Muharram beserta jadwal, niat, dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: