Ilustrasi vegetarian. (Pexels/cottonbro)
Hari ini, 1 November diperingati sebagai Hari Vegetarian Sedunia. Peringatan ini sudah ada sejak tahun 1994. Awalnya perayaan ini dimaksudkan untuk memperingati 50 tahun masyarakat vegan Inggris.
Louise Wallis, sosok pencetus pertama Hari Vegetarian Sedunia. Louise diketahui merupakan aktivis hak hewan Inggris serta The Vegan Society.
Louise mencetuskan Hari Vegetarian Sedunia ini guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vegetarianisme bagi manusia, hewan dan juga lingkungan.
Baca juga: 5 Makanan Sehat Pengganti Daging untuk Diet Vegetarian, Bergizi Tinggi
Berkaitan dengan itu, mungkin kamu sering mendengar istilah Vegetarian dan Vegan. Keduanya sering kali dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan.
Sebenarnya, gaya hidup vegetarian dan vegan adalah mengatur pola makan lewat jenis konsumsi yang masuk ke dalam tubuh. Namun sama-sama mengutamakan konsumsi jenis nabati.
Nah, biar lebih jelas, langsung aja yuk kita simak apa perbedaan vegetarian dan vegan yang sering kali dianggap sama.
#KAMUHARUSTAU nih, vegetarian merupakan gaya hidup dimana seseorang mengonsumsi menu makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, jamur dan sejumlah makanan non-hewani.
Orang yang menjalani pola hidup ini tidak memakan makanan yang berasal atau dibuat dari tubuh hewan hidup atau mati seperti halnya daging, unggas atau ikan. Namun mereka masih mengonsumsi produk olahan hewan seperti telur, keju atau susu.
Sobat Indozone harus tau nih, ada tipe-tipe vegetarian lengkap dengan makanan yang dihindari.
1. Lacto ovo vegetarian: Vegetarian jenis ini menghindari konsumsi daging tapi masih mengonsumsi telur dan susu.
2. Ovo vegetarian: Orang yang menghindari segala jenis produk dari hewan, kecuali telur.
3. Lacto vegetarian: Orang jenis ini akan menghindari makanan seperti daging dan telur, tapi mengonsumsi produk susu.
4. Vegan: Vegetarian jenis ini akan menghindari segala jenis dan bentuk makanan yang berasal dari hewan.
Setelah membahas tentang Vegetarian, kini kita akan mengulik soal vegan.
Vegan adalah pola makan yang menghindari konsumsi segala macam jenis makanan dari jenis hewan dan produk olahan hewani, seperti halnya susu, telur, gelatin, madu, pepsin, lak, carmine, kasein, whey dan sejumlah bentuk vitamin D3.
Selain dari segi pola makan, orang yang menjalani gaya hidup vegan juga akan menghindari produk apapun yang secara langsung dan tidak langsung melibatkan hewan. Misalnya saja produk atau barang dari kulit, wol, sutra, sabun, lilin, dll.
Tak hanya vegetarian, vegan juga memiliki klasifikasi yang #KAMUHARUSTAU:
1. Vegan mentah: Mereka yang menjalani gaya hidup ini tidak akan memakan produk hasil hewan atau makanan yang dimasak di atas suhu 46 derajat celcius.
2. Vegan etis: Kelompok dari vegan jenis ini akan mengedepankan perhatiannya pada hewan dan lingkungan.
3. Vegan berbasis tumbuhan: Vegan jenis ini diketahui hanya makan dengan bahan makanan nabati yang tumbuh dari tanah.
Vegetarian adalah gaya hidup dengan tidak mengonsumsi hewan, tapi masih mau mengonsumi produk yang berasal dari hewan seperti halnya susu dan telur. Mereka yang menjalani gaya hidup ini menentang pembunuhan hewan untuk dimakan.
Sedangkan vegan merupakan gaya hidup yang tidak makan produk hewani sama sekali. Mereka percaya jika hewan punya hak untuk bebas, baik itu dari segi konsumsi atau lainnya. Hal inilah yang membuat mereka berusaha untuk tidak memakai produk sampingan dari hewan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: